Header Ads

Polres Purwakarta Gelar Sosialisasi Narkoba 33 Madrasah Yang ada Di Pirwakarta


Foto: Para peserta dari 33 madrasah yang ada di Purwakarta mengikuti sosialisasi bahaya Narkoba dari Polres Purwakarta
Aspirasijabar.net - Purwakarta
, Puluhan pegawai Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Purwakarta, mendapat menyuluhan tentang bahaya narkoba dari Polres Purwakarta, Pada Selasa (7/1/2020).

Para peserta ini sebagain besar merupakan Wakil kepala sekolah bidang kesiswaan dan Guru Bimbingan Konseling (BK) yang mengajar di sejumlah sekolah naungan Kemenag setempat.

Kegiatan yang digelar di Aula Madrasah Aliyah (MA) Al-Manar, Jalan Punawarman Barat, Kelurahan Sindangkasih, Purwakarta itu diikuti 66 peserta dari 33 madrasah yang ada di Purwakarta.

Selain menyampaikan satu per satu bahaya dan efek buruk dari bebeberapa jenis narkoba, Kapolres Purwakarta AKBP Matrius melalui Kasat Reserse Narkoba AKP Heri Nurcahyo juga meminta kepada para peserta yang hadir, memberikan pengawasan ketat kepada anak didik mereka.

Dihadapan Para peserta, AKP Heri juga menjelaskan tentang ciri-ciri khusus pemakai atau pecandu narkoba. Sehingga dengan mengenali ciri ini bisa menjadi benteng sekaligus penanganan dini kepada pelaku penyalahgunaan narkoba, terutama di kalangan remaja atau pelajar.

“Agar peredaran narkoba bisa ditekan, karena peredaran narkoba ini marak termasuk di Bekasi, tidak pandang usia dan golongan di wilayah Purwakarta ini,” ungkapnya

Tak lupa, di akhir paparanya, Kasat narkoba pun mengajak para peserta untuk berperan aktif dalam pengawasan dan pencegahan narkoba disekolah masing-masing.

“Untuk itu saya menghimbau kepada para guru dan kepala sekolah untuk berani melawan dan memerangi narkoba,” anaknya.

Ditempat yang sama, Kepala Kemenag Kabupaten Purwakarta, H.Tedi Ahmad Junaedi melalui Kasi Pendidikan madrasah, Drs.H.Chairil Arief Anwar mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya dalam membentengi madrasah dari bahaya narkoba.

"Melalui kegiatan ini ,mengetahui tentang bagaimana narkoba, apa saja jenisnya, baik dari jumlahnya, kemudian cara-cara menanggulanginya dan tentu yang paling penting bisa mendeteksi sejak dini deteksi dini anak yang terlibat Narkoba," jelas H.Chairil, saat ditemui usai kegiatan tersebut.

Sosialisasi bahaya Narkoba ini, tambah dia, dilakukan terkait bahaya narkoba sudah mengancam generasi bangsa sehingga pencegahan narkoba harus dilakukan guna menyelamatkan generasi muda dari barang haram penyebab kerusakan kualitas bangsa dan kematian itu.

"Walaupun belum ada siswa-siswi madrasah yang terdampak bahaya Narkoba, tapi apa salahnya kita cegah terlebih dahulu. Mudah-mudahan tak ada siswa-siswi madrasah yang terjerat kasus narkoba," tegasnya. (Solah)

No comments

Note: Only a member of this blog may post a comment.