Header Ads

Bantuan Sembako Korban Banjir Ngrapah, Disinyalir Tidak Tepat Sasaran


Aspirasijabar.net – Bantuan Sembako untuk korban banjir awal puasa terlaksana pada hari kamis,21 Mei 2020 bertepatan dengan kunjungan menteri sosial, JULIARI P BATUBARA di Kecamatan Ambarawa, bantuan sembako sebanyak kurang lebih 349 kepala keluarga tidak tepat sasaranya, bukti dilapangan banyak warga korban banjir yang tidak menerima bantuan sembako dari dinas sosial, warga yang terkena dampak banjir menyampaikan keluh kesahnya bahwa bantuan yang di harapkan teryata aspirasi dewan,setelah awak media konformasi melalui telpon kepada kadinas sosial kabupaten semarang, Drg.Moch.Gunadi beliau menjelaskan bahwa benar warga Ngrapah, kecamatan Banyubiru yang terkena dampak banjir awal puasa telah mengajukan bantuan sembako, jadi siapapun warga yang mengambilnya akan kami serahakan,ternyata yang datang adalah anggota dewan dari fraksi PPP Kabupaten Semarang, pada hari yang sama saya bersama kepala bidang PPMKS, Rini di Ambarawa mendampingi Menteri Sosial, jam berapa sembako diambil saya kurang tahu, yang kami tahu adalah warga Ngrapah mengajukan bantuan dampak korban banjir, dan perwakilan siapa yang datang kami serahkan,dalam uraian diatas disimpulkan bahwa kepala dinas sosial kabupaten Semarang telah menyetujui permohonan bantuan sembako untuk korban banjir di Ngrapah,awak media melakukan investigasi ke daerah bencana banjir, diantara 3 dusun yaitu Gemenggeng, Deles, Jonggrangan tidak sama sekali menerima bantuan,dusun yang bersebelahan dengan bibir sungai galeh malah tidak dapat bantuan, awalnya warga agak marah selama kondisi pandemi seperti ini, warga mengira ini bantuan aspirasi dewan jadi mereka punya data sendiri bukan dari pemerint ah desa Ngrapah di tujukan untuk kecamatan Banyubiru sesuai data adminitrasi penerimaan bantuan sembako.

Menurut Kades Ngrapah setelah di klarifikasi tidak tahu menahu masalah bantuan sembako dari anggota dewan kabupaten Semarang, beliau berpendapat bahwa bantuan itu mungkin personal anggota dewan perihal bantuan yang membawa dia dari aspirasi dewan mungkin,wawancara media dengan masyarakat bahwa bantuan korban banjir warga sekitar hulu sungai galeh tidak mendapatkan,warga sempat menanyakan kepada kadus setempat bahwa bantuan itu sudah ada datanya dengan pak nurul huda yang juga anggota dewan DPRD kabupaten semarang.

Anggota Dewan Kabupaten semarang Fraksi Partai Persatuan Pembangunan, Nurul Huda diduga telah menyalah gunakan kewenangannya, dengan mengambil paket sembako ke dinas
sosial kabupaten semarang di ungaran mengunakan truk sendiri , kadinas sosial kabupaten semarang , Drg. Gunadi bersama Kepala Bidangnya mendampingi Menteri Sosial dalam kunjungannya ke Ambarawa, hari yang bersamaan kunjungan menteri ke Ambarawa dinas sosial ungaran harus mengeluarkan paket sembako untuk korban banjir di desa Ngrapah tanpa sepengatuan Kepala desanya dalam pendistribusian paket sembako, warga Ngrapah mengira bahwa bantuan dinas sosial dari desa ternyata dari anggota dewan, tiga dusun korban banjir tidak menerima paket sembako, Kadinas Sosial Kabupaten Semarang berharap bisa melakukan klarifikasi kepada camat dan kades grapah perihal penyaluran sembako ke desa Ngrapah, kecamatan banyubiru, Kabupaten Semarang, tidak mengunakan data dari pemerintah desa Ngrapah Banyubiru kabupaten Semarang, kami berharap ketua DPRD,Kadinas Sosial Kabupaten Semarang dapat mengusut tuntas perihal bantuan sembako ke desa Ngrapah Banyubiru, kabupaten Semarang, jangan sampai masyarakat timbul amarah dalam suasana pandemi corona ini, masyarakat korban banjir desa Ngrapah akan berkoordinasi dengan dinas sosial, kecamatan Banyubiru, dan ketua DPRD Kabupaten Semarang perihal bantuan sembako. (Edwin / Vio Sari.S.E)

No comments

Note: Only a member of this blog may post a comment.