Header Ads

Lampaui 100 M Dana Covid19 Kab.Sumedang Tapi Insiden IPDN Tak Terpantau


Kampus IPDN Jatinangor

Aspirasijabar.net - Sumedang, Insiden kegiatan perayaan idul fitri di kampus IPDN (24/5/2020) cukup memyedot perhatian semua kalangan masyarakat dan instansi.

Tak terkecuali hal ini mendapat perhatian serius dari anggota  DPRD Kab.Sumedang yang nota bene sebagai mitra pemerintahan Kab.Sumedang dan satgas tugas gugus Covid 19 Kab.Sumedang yang diketuai oleh Bupati .

Salah satu anggota DPRD Kab.Sumedang , Dr. H.Iwan Nugraha, Fraksi PKS. ikut angkat bicara terkait insiden IPDN.

Ketika awak media memcoba menghubungi lewat pesan singkat WhatsApps , Iwan mengungkapkan ," Ini sudah jelas- jelas melanggar kebijakan pemerintah tentang PSBB," ujar iwan ,Rabu,27/5/2020.


Dr. H.Iwan Nugraha

,"Kejadian ini disebabkan  juga  adanya kelemahan koordinasi sehingga ini terjadi...tapi seyogianya institusi seperti IPDN sangat faham betul tentang aturan kepemerintahan ,"sambung iwan.

,"Saya sesalkan kejadian ini, mereka kan mendidik para calon abdi negara.Ketaatan terhadap aturan harusnya  sudah ga perlu dipertanyakan lagi .," sesal iwan.

Terkait kebijakan Covid 19 di  Kab. Sumedang , Iwan mengatakan ," The new normal baru akan diterapkan 1 juni di 5 kabupaten di jabar, Dengan "the new normal" pun ga boleh mengadakan keramaian sampai ribuan orang," ujar iwan menegaskan insiden IPDN

Ketika ditanyakan perihal  kinerja satgas Covid 19 Kab.Sumedang.  berikut besaran anggarannya, mengatakan "  Kalau anggaran saya kira sudah cukup besar...sudah hampir 100M juga pengalokasian untuk covid19 ini, tapi saya juga heran dengan dana sebesar itu, Insiden IPDN luput dari pantaun Satgas Covid 19 Kab.Sumedang," sesal iwan.

,"Saya berharap semoga insiden IPDN tidak menambah angka penularan Covid 19 ini meningkat, karena   sekarang yang harus diwaspadai  adalah jangan sampai dengan penerapan the new normal angka kejangkitan covid19 meningkat lagi," pungkasnya ( Budi)

No comments

Note: Only a member of this blog may post a comment.