Header Ads

Mariska Lubis SE MIntS : Bantuan BLT, Sensitif Dibicarakan Wajib Diselesaikan



Aspirasijabar.net – Masalah sebaiknya dibicarakan dan diselesaikan bersama, bukan dihindari atau bahkan ditutupi. Demi kebaikan bersama, meski sangat pahit sekalipun, masalah tetap lebih baik dibuka dengan segala kerendahan hati, kejujuran, dan tujuan yang baik. Kritik bukan juga sesuatu hal yang mengerikan, menakutkan, dan membuat “panas”, bila diterima dengan ikhlas kritik pun banyak sekali guna manfaatnya (19/05/2020).

Semalam saya berbincang-bincang dengan beberapa orang yang duduk menikmati es kelapa muda di sebuah kedai. Saya ke Sana memang sedang ingin meneguk kesehatan air kelapa muda langsung dari buahnya, Dan kebetulan saya mendengar percakapan dua orang perempuan soal BLT. Mereka bingung karena tidak mendapatkan meski sudah mendaftar, dan apalagi mereka pun masuk dalam kategori masyarakat Kelas bawah. Pekerjaan mereka serabutan, mulai dari ngojek, sampai menjual apa saja yang bisa dijual untuk bertahan hidup.

Sebelumnya saya juga mendengar dari asisten rumah tangga di rumah, bahwa dia Dan banyak warga di kampungnya tidak mendapatkan apa-apa. Mereka hendak diberikan bantuan, tetapi tidak sesuai dengan semestinya, tidak sesuai dengan apa yang disampaikan pemerintah. Mereka hanya hendak diberikan mie instant Lima bungkus, gula dan minyak goreng masing-masing satu kilogram. Pak RT warga setempat menolak karena tidak terima warganya diberikan tidak sesuai, warganya pun sepakat. Lantas ke mana mereka harus mengadu?!

Saya tanya kepada mereka-mereka, apakah sudah mengadukan kepada Lurah atau aparat setempat? Mereka jawab malas Dan takut, karena sangat sensitif. Takut mereka dituduh yang tidak-tidak, dan ujungnya akan merugikan mereka sendiri. Sudah tidak dapat bantuan, kalau sampai ditangkap bagaimana? Saya bilang, tak mungkin ditangkap sebab mengadu itu biasa, kecuali hendak melakukan perbuatan yang tidak baik. Jika sampai ada penangkapan, berarti memang ada yang tidak ingin kecurangan dan kejahatannya dibongkar. Siapa?!

Ini kisah bukan sekedar basa basi dan omong kosong belaka, bisa Kita perhatikan perbincangan baik di media sosial, media massa, dan di masyarakat langsung, issue soal BLT ini laris manis dibicarakan. Soal kebenarannya, tentunya harus diteliti langsung. Masalah data memang sudah menjadi masalah besar di negeri ini, di era teknologi canggih, data penduduk pun masih kacau. Buktinya, sudah punya KTP online pun masih diminta lagi KK Dan lain sebagainya untuk setiap pengurusan administtasi. Tak perlu dipungkiri apalagi ditutupi dan marah, fakta ya tetap fakta.

Saya hanya berpikir saja, mengapa menjadi sangat sensitif issue BLT ini? Mengapa masalah dibuat semakin bermasalah? Masalah wajib diselesaikan, bukan untuk dibiarkan berlarut, yang rugi pemerintah sendiri. Rakyat memiliki kekuatan meski badai terus menghantam. Rakyat Indonesia terlatih kuat dalam kesabaran, namun semua pasti ada masa dan waktunya, jangan sampai rakyat meledak segala marah.

Semoga pandangan saya ini bisa diterima dengan baik oleh semua. Tetap berhati dingin dan Mari Kita selesaikan masalah bersama-sama. Kita pasti bisa!

Salam hangat selalu, By Mariska Lubis SE, MIntS. (Redaksi )

No comments

Note: Only a member of this blog may post a comment.