Header Ads

Warga Ds. Bojongloa Bahagia, Setelah BLT Dibagikan



Pembagian BLT Desa Bojongloa

Aspirasijabar.net-Kab.Bandung .Warga desa Bojongloa, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, merasa bahagia.

Pasalnya Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat tidak mampu dan terdampak Covid-19 di desa tersebut,telah dibagikan oleh Pemdes Bojongloa , Rabu (27/5).

ini berkat pemdes bojongloa yang tak kenal lelah melakukan pemutakhiran data dan pelaporan perubahan anggaran ADD( Anggaran Dana Desa) ke Kab.Bandung.

Terkait banyaknya warga yang menerima kepada awak media H. Ayeng, Kades Bojongloa, mengatakan, tercatat ada 180 KK yang lolos setelah dilakukan verifikasi berdasarkan belasan kriteria yang disodorkan dengan nominal bantuan sebesar Rp 600 ribu per KK dari dana desa tersebut.

H.Ayeng Kades Bojongloa

Calon penerima BLT-DD (Dana Desa) merupakan hasil musdes (musyawarah desa) melalui validasi, finalisasi, dan musyawarah mufakat.

Ayeng mengatakan bahwa pelaksanaan musdes sempat terkendala dengan kesimpangsiuran data penerima bantuan jaminan pengaman sosial (JPS) dari provinsi dan pusat sehingga berakibat mundurnya jadwal musdes.

“Data warga yang kemungkinan belum ter-cover di BLT-DD menjadi bagian dari sasaran bantuan yang akan dibiayai oleh APBD Kabupaten bandung,” imbuhnya.

Pembagian BLT di Aula Kantor Desa Bojongloa dihadiri DPMD Kabupaten Bandung Anjar, Tenaga Ahli Teja, Camat Rancaekek Baban Banjar, Polsek Rancaekek diwakili Kanit Polisi Intel Aiptu Ate, Babinsa, Pelda Bernard, Bhabimkamtibmas Aiptu Iyo Sugiri, Asep Ketua Badan Permusyawaratan Desa(BPD), Iing Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD), Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos ), Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Ketua Rw se-Desa Bojongloa, dan Relawan Desa Cegah Covid-19.

Adapun teknis pembagian BLT-DD dilaksanakan memenuhi protokol pencegahan Covid-19 dengan mengundang penerima secara bergiliran, tempat duduk antrean berjarak aman, menyediakan tempat cuci tangan/hand sanitizer, dan memakai masker.

H.Ayeng menambahkan kepada awak media desa yang dipimpinnya paling banyak mendapatkan BLT. Dari data yang diterima, kuota yang diberikan Desa Bojongloa sebesar 180 KK yang terealisasi.

“Jumlah ini sangat jauh dari kuota maksimal. Data hasil penerima BLT tersebut merupakan data yang tercercer dan telah melalui verifikasi sesuai aturan dan petunjuk yang diberikan,” ujar H. Ayeng.

Lantas dia menyebutkan kriteria penerima, di antaranya luas lantai kurang dari 8 m2/orang, lantai tanah atau bambu atau kayu murah; dinding bambu/rumbia/kayu murah/tembok tanpa plester; buang air besar tanpa fasilitas/bersama orang lain, penerangan tanpa listrik, dan air minum dari sumur/mata air tak terlindung.

Sementara Camat Rancaekek Baban Banjar membenarkan bahwa dana desa di Kecamatan Rancakekek sudah dicairkan untuk sebagian desa.

Pencairan dana desa ini dari rekening Bank Jabar dilakukan bertahap. Hal ini guna mempermudah mengatur masyarakat penerima. Selain itu, diterapkan physical distancing.

Salah satu warga penerima bantuan , YP (60thn) kepada awak media mengatakan ," Saya pribadi merasa bahagia dan sangat terbantu adanya bantuan ini, terimakasih ke pak Kades beserta jajaran perangkatnya yang sudah bekerja keras memperjuangkan nasib kami," pungkasnya (Budi)

No comments

Note: Only a member of this blog may post a comment.