Aspirasi Jabar || Morotai -Ketua Majelis Daerah Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (MD ICMI) Kabupaten Pulau Morotai, Irfan Hi. Abd Rahman, menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Pendidikan dan Panti Asuhan Safa Atthiyyah Pulau Morotai atas komitmennya membangun pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kecerdasan intelektual, tetapi juga pembentukan karakter, moral, dan etika peserta didik.
Apresiasi tersebut disampaikan Irfan saat menghadiri rangkaian Dies Natalis ke-14 SMK Kesehatan Safa Atthiyyah Pulau Morotai .
Menurut Irfan, perjalanan 14 tahun SMK Kesehatan Safa Atthiyyah merupakan bagian penting dari kontribusi masyarakat dalam memperkuat sumber daya manusia di Pulau Morotai, khususnya melalui pendidikan di bidang kesehatan.
Ia secara khusus memberikan penghargaan kepada Ketua Yayasan Safa Atthiyyah, McBill Abdul Aziz, bersama seluruh jajaran yayasan, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan keluarga besar SMK Kesehatan Safa Atthiyyah.
“Saya melihat pendidikan yang dilakukan di SMK Kesehatan Safa Atthiyyah tidak hanya mengasah intelektual siswa, tetapi juga berusaha membangun karakter, moral, etika, dan akhlak. Ini sesuatu yang sangat penting dan patut kita apresiasi,” ujar Irfan.
Irfan mengatakan, nilai-nilai tersebut terlihat secara nyata dalam rangkaian kegiatan Dies Natalis. Salah satu momen yang menurutnya sangat menyentuh adalah ketika para siswa diberikan ruang untuk memohon maaf kepada orang tua mereka.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar bagian dari acara seremonial, tetapi mengandung pesan pendidikan yang kuat.
“Ketika seorang anak berani berdiri di hadapan orang tuanya, memohon maaf dan menunjukkan rasa hormat, sesungguhnya sekolah sedang mengajarkan sesuatu yang lebih besar daripada sekadar pengetahuan. Sekolah sedang mengajarkan kehidupan,” katanya.
Ia menilai, pendidikan karakter seperti itu menjadi semakin penting di tengah tuntutan dunia pendidikan yang semakin menekankan kompetensi, teknologi dan keterampilan.
“Kecerdasan harus berjalan bersama karakter. Ilmu harus berjalan bersama moral. Dan keterampilan harus berjalan bersama etika,” tegasnya.
Terlebih, lanjut Irfan, sebagai lembaga pendidikan yang menyiapkan tenaga di bidang kesehatan, lulusan SMK Kesehatan Safa Atthiyyah nantinya akan berhadapan langsung dengan masyarakat.
Karena itu, menurutnya, selain kompetensi profesional, mereka membutuhkan nilai-nilai seperti empati, kepedulian, integritas, kesabaran, tanggung jawab dan kemanusiaan.
Irfan berharap pola pembinaan karakter yang telah dilakukan Yayasan Safa Atthiyyah dapat terus dipertahankan dan dikembangkan.
“Kita membutuhkan generasi Morotai yang bukan hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat moralnya, baik karakternya, santun perilakunya dan memiliki kepedulian kepada sesama,” ungkapnya.
Atas nama MD ICMI Kabupaten Pulau Morotai, Irfan menyampaikan selamat kepada Yayasan dan seluruh keluarga besar SMK Kesehatan Safa Atthiyyah atas perjalanan 14 tahun pengabdian di bidang pendidikan.
“Selamat Dies Natalis ke-14 SMK Kesehatan Safa Atthiyyah. Terima kasih kepada Bapak McBill Abdul Aziz dan seluruh keluarga besar yayasan. Teruslah mendidik, dan membangun karakter, dan menyalakan api pendidikan bagi generasi Pulau Morotai, tutup Irfan.(oje)