Aspirasijabar.net - Purwakarta, Disaat lahan mulai sempit untuk ditanami tanaman sayuran, Warga asal Desa Kembangkuning, Kecamatan Jatiluhur, Purwakarta ini melakukan inovasi dengan memaksimalkan lahan yang ada untuk di tanami sayuran dari pakcoe, kangkung, dan salada dengan sistem hidroponik.(7/8)
Yayat yang sekarang menggeluti usaha tanaman hidroponik tersebut mengungkapkan bahwa "air yang digunakan dengan campuran pupuk Abemix pekatan A dan pekatan B " Ungkapnya.
"Biasanya saya jual periket 5000 rupiah dan saya jual via online dan warga sekitar rumah yang mengetahuinya." Terang petani hidroponik tersebut
Menurutnya bahwa perawatan ini sangat mudah dan tidak membutuhkan lahan yang luas, serta tidak memakai pepsisida "Lahan yang dipakai hanya 12x8 Meter dan ada sekitar 3000 lubang, dan tidak mengunakan pepsisida sama sekali". Jelasnya.
Ia menambahkan dalam pemasaran masih mengunakan via online, "kami juga merasa takut karena masalah pemasaran yang susah. Sehinga kami memproduksi banyak tapi bingung menjualnya". Imbuhnya.
Menurutnya bahwa Pihak pemerintah belum pernah menyentuh atau turun langsung ke kami, baik dari pemerintah desa maupun dari pihak pemerintah terkait.(Tio)