Peristiwa ini diawali oleh insiden perobekan Bendera Merah-Putih-Biru di atap Hotel Yamato pada 19 September 1945. Kemudian Presiden Sukarno memerintahkan gencatan senjata pada 29 Oktober 1945. Lalu pertempuran kembali pecah pada 30 Oktober 1945. Saat itu, rakyat Surabaya bersama para pejuang bertempur melawan tentara Inggris.
Kejadian tersebut diharuskan terus dikenang dan diambil hikmahnya, pada hari ini yang mana masyarakat Indonesia sudah sangat bebas dari penjajahan (Perang senjata).
Refleksi dalam memperingati Hari Pahlawan Nasional tersebut PMII Rayon Syari'ah dan Tarbiyah Komisariat STAI DR. KHEZ Muttaqien Purwakarta hadir untuk mengenang hal tersebut.
Dengan diadakannya Talk Show bersama Dewan Pimpinan Cabang Legiun Veteran Republik Indonesia (DPC LVRI) Kabupaten Purwakarta, Rabu (13/11/19).
Kegiatan tersebut juga merupakan salah satu program kerja jangka panjang pengurus Rayon Syari'ah dan Tarbiyah.
Dalam acara tersebut dihadiri oleh 50 Mahasiswa PMII dari Komisariat Se-Purwakarta dan dipihak LVRI dihadiri langsung oleh Ketua LVRI Kabupaten Purwakarta Kapten Purn. Kohar Rusamana beserta para jajaran pengurusnya.
Kesadaran tersendiri bagi para Mahasiswa yang harus faham dan mengerti sejarah serta melestarikan pengakuan terhadap para pahlawan yang menjadi pelaku sejarah kemerdekaan RI.
"Merupakan sebuah kesadaran bagi para Mahasiswa Pergerakan, bahwa kita harus faham dan mengerti sejarah serta bisa merefleksikan sejarah perjuangannya." Papar Khoirul Hidayat selaku ketua Komisariat STAI Muttaqien Purwakarta dalam sambutannya.
Sementara Irvan Mas'ud Imanudin dalam sambutannya bahwa para pahlawan veteran merupakan bagian dari pasukan pengawal kemerdekaan Indonesia dan peran yg paling penting dalam negara.
"Para veteran ini merupakan bagian dari pengawal kemerdekaan Indonesia
yang memiliki peran penting, maka kita sebagai organisasi kemahasiswaan yang memiliki tujuan untuk memperjuangkan cita-cita kemerdekaan Indonesia merasa penting untuk refleksi terhadap perjuangan bangsa," ungkap Ivenx sapaan akrabnya.
(Red/Gin).