-->

Notification

×

Iklan

Ketua MOI Provinsi Jawa Barat Angkat Bicara Terkait Ucapan Ketua Apdesi Yang Vidionya Viral Di Setip Grup Media Sosoal

24 Nov 2020 | November 24, 2020 WIB | 0 Views Last Updated 2020-11-24T15:49:00Z
Ketua MOI Provinsi Jawa Barat  
Ikin Roki'in, MM

Aspiradijabar  | Jawa Barat-Menyikapi beredarnya Video yang Viral setiap  group wag Media Sosial dijawa Barat,  tentang adanya kata- kata yang mengandung ujaran kebencian bahkan menantang LSM dan Media, dari ketua APDESI Kabupaten Sukabumi tentang,  berupa ungkapan perlawanan kepada Media dan LSM, hal tersebut tentunya sangat tidak etis dan memancing reaksi dari seluruh insan pers dan  lsm di seluruh Indonesia.

Saya Ikin Roki'in, MM  sebagai ketua DPW MOI Jawa Barat dan juga sebagai,  Pimpinan Redaksi Media  suraindependent.id, menyikapi tayangan dan Stactment yang dikatakan oleh Ketua APDESI Kabupaten Sukabumi merupakan bentuk dari ungkapan kebencian pada insan Pers, tentunya hal ini akan menjadi suatu permasalahan dan  dapat melahirkan ketegangan hubungan antara pemerintah Desa dan para jurnalis apalagi postingan  Video tersebut tersebar di Media sosial.

Dan saya yakin ini akan berakibat perpecahan bahkan LSM dan para jurnalis tidak akan diam dengan kejadia ini, karena pembicaraan dalam Vidio tersebut tidak menyebutkan oknum jurnalis atau oknum LSM dan tidak ada kata diduga melainkan itu sudah menuduh dan menyamaratakan kita semua sebagai jurnalis maupun LSM, jelas Ikin Roki'in MM, yang juga Sekjend DPP SAJATINA JABAR.

Jujur saya sangat terkejut mendapat  informasi ini, yang saya  terima dari salah satu rekan wartawan saya dan tersebar dibeberapa grup WAG Jawa Barat maupun grup media online Indonesia tingkat nasional.

Menurut keterangan awalnya mereka (APDESI) mendapat laporan anggotanya (Kepala Desa) terkait adanya salah satu Kepala Desa di sana yang di panggil untuk audensi oleh salah satu kawan LSM terkait tentang adanya dugaan penggelapan aset Desa," lanjutnya.

Tapi tidak seharusnya Stactkmentnya seperti menyamaratakan, hal ini menimbulkan keresahan dan bisa menjadi bentuk unsur sara, sehingga berujung membunuh karakter terhadap profesi jurnalis dan rekan media, bukan hanya di Kabupaten Sukabumi saja akan tapi bisa berpengaruh di seluruh Indonesia,  tambah Ikin Roki'in.

Saya sih  berharap ada klarifikasi dan itikad baik dari ungkapan dan  Statment tersebut, baik yang mengatasnamakan dirinya sebagai Panglima  APDESI Kabupaten Sukabumi siapun dia, untuk mengklarifikasi ucapannya tersebut. Karena profesi kita sebagai jurnalis atau Media bekerja sesuai dengan UU pokok tentang Pers No. 40 Tahun 1999 dan UU no. 14 Tahun 2008 tentang sistem keterbukaan informasi publik," Tegasnya.

Saya yakin  bahwa saat ini seluruh media di Kabupaten Sukabumi Khususnya dan Jawa Barat pada umumnya, sangat kecewa dan  mengecam statment yang dilontarkan  oleh Ketua APDESI Kabupaten Sukabumi. 
Bahkan kami dan  beberapa organisasi media  lainnya sudah siap  menyampaikan gugatan hukum atas Stakment yang sudah Viral di Media Sosial tersebut, pungkasnya.


(Red)
×
Berita Terbaru Update