Aspirasijabar || Morotai - Morotai Aksi Demonstrasi Aliansi Aksi Perjuangan untuk Petani Indonesia (Anak Petani) Pulau Morotai berujung ricuh.
Kapolsek AKP. Aris A.B mengatakan Aksi ini tidak sesuai prosedur, izin aksi mereka (Aksi Anak Petani) di tolak oleh Polres Morotai karena tidak ada yang Kordinator Lapangan (Korlap), semuanya mengaku Korlap.
hal yang ditakutkan yaitu adanya penyusup sehingga terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dalam hal ini keamanan dari massa aksi. secara regulasi mereka belum mendapat izin, karena pemberitahuan aksinya di tolak. Selain itu diminta surat pernyataan demi keamanan tapi mereka tidak sanggup.
poin-poin apa saja yang membuat pemberitahuan aksi ditolak, Saya belum tanyakan, tapi yang jelas saya dari pihak Polsek tidak ada pemberitahuan yang saya dapat dari Polres Morotai. Kalau kita biarkan, sementara kita belum menyusun pengamanan aksi sehingga bisa saja terjadi sesuatu antara masa aksi dengan pihak lain hal ini yang kita kuatirkan.
Korlap Abdurahman Saidjadi disaat kericuhan itu mengatakan aksi yang dibubarkan oleh pihak kepolisian ini karena mungkin soal surat pemberitahuan aksi yang sudah kami masukan di Polres Morotai.
Pemberitahuan aksi berdasarkan hasil kajian dan analisis massa aksi tidak harus menggunakan surat pernyataan. Ketika aksi berjalan di Dinas Pertanian Pulau Morotai, kami meminta hearing dengan Kepala Dinas Pertanian tapi secara serentak pihak Satpol PP dan pihak Kepolisian datang.
ditegaskan juga dari Kabid Perkebunan bahwa tidak harus hearing bersama aksi Aliansi Anak Petani karena dalil dari pihak kepolisian tidak ada surat pemberitahuan secara resmi. Padalah surat pemberitahuan aksi itu kami sudah masukan, namun masalah surat pernyataan itu dengan meterai 10.000 yang harus kami tandatangan, itu yang kami tidak mau karena yang kami tahu hanya surat pemberitahuan saja,"tandas Korlap
Surat Pemberitahuan Aksi tersebut telah dimasukan ke Polres Morotai sejak sabtu kemarin, namun hingga senin pihak kepolisian tidak mengeluarkan izin padahal kontak person di dalam surat tersebut sudah dicantumkan tapi tidak di komunikasi.
Saat surat masuk kami sudah diambil dokumentasi, itu artinya surat pemberitahuan aksi walaupun ditolak, tapi secara pemberitahuan surat aksi itu sudah masuk kepada pihak yang berwajib.
Aksi ini dari gabungan organisasi kampus misalnya, Samurai, PMII, GAMHAS, SMI, LMND dan juga gabungan dari Fakultas Teknik dengan tuntutan diantaranya:
1. Dinas Pertanian secepatnya menyediakan alat transportasi pertanian.
2. Sediakan lahan, dana, teknologi pendidikan dan infrastruktur pertanian kepada petani di Morotai.
3. Pemda segera selesaikan seluruh masalah petani di Morotai.
4.Pemda segera tuntaskan konflik sengketa tanah antara TNI dan masyatakat.
5. Hentikan vaksinasi yang menghambat pemasaran hasil petani.
6. Pemda segera lakukan sinkronisasi BUMDes untuk sektor pertanian.
7. Pemda segera ciptakan sekolah pertanian dan segera bentuk industri komoditi lokal di Morotai.
8. Pemda harus hadirkan toko pertanian di Morotai.
9. Laksanakan Reformasi Agraria.
10. Pemda segera selesaikan masalah jalan tani di desa-desa yang belum terselesaikan.
11. Naikan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) pada hasil produksi pertanian Hortikultura serta berikan bantuan alat untuk membongkar lahan pertanian.roger melaporkan