Aspirasijabar | Cilegon - Relawan Kampung Siga Bencana (KSB) mengadakan kegiatan Bimbingan teknis (BIMTEK), dalam rangka peningkatan kapasitas unggul, tangguh dan frofesional yang bertempat di Rumah singgah Cikerai pada Rabu. (13/07/2022).
Di sela istirahat, saat wawancara bersama media Aspirasijabar.net, Drs.H.Tb, Kuali Zaman, Mm, yang Biasa di sapa Waway selaku Kasi PSKB Dinas sosial Kota Cilegon menyampaikan."dengan adanya bimbingan teknis (bimtek) hari ini, Kampung Siaga Bencana (KSB) bisa lebih profesional lagi, intinya pelaksanaan bimtek sekarang untuk diberikan bekal pemahaman - pemahaman terkait bencana dan lumbung sosialnya ksb. Bimtek dilaksanakan selama 2 hari dari mulai Rabu samapi kamis."Ucap Waway.
Peserta KSB Sanggat antusisa mengikuti bimtek. Pelatihan bimtek yang di ikuti 80 peserta Ksb dan 50 peserta TAGANA dari 8 kecamatan seKota Cilegon, pelatihan ini meliputi pengetahuan tentang bencana dan lumbung sosial.
"Ksb itu di dibentuk dari masyarakat untuk masyarakat, dominannya ksb di bidang lumbung sosialnya. Jadi tujuan bimtek itu untuk bagaimana supaya bisa memenuhi kebutuhan logistik yang dibutuhkan oleh korban bencana."Tutur Waway.
Lanjut Wawai." Kita semapt Of selama dua tahun karna ada covid-19 tidak mengadakan kegiatan - kegiatan seperti bimtek dan yang lainya, Ksb hanya fokus ke bantu - bantu ke masyarakat yang terkena dapampak bencana. Dan hari ini kita Cilandak, Cinta Lama mendadak datang kembali,"Papar Wawai.
Ia berharap, melalui relawan ksb atau binaan yang ada di Dinas Sosial, ksb semakin meningkat dan memberikan pelayanan terbaik di bidang kebencanaan dan berusaha untuk menanggulangi resiko penanggulangan bencana, kita jangan sampai ada korban, ketika ada bencana jangan sampai ada yang korban jiwa."Terangnya.
Wawai berpesan, kepada peserta yang sedang melaksanakan pelatihan, diharapkan harus siap digembleng, kemudian ikuti aturan yang sudah ada, cermati dan terima materi yang disampaikan oleh Kemensos maupun dari dinas - dinas Provinsi termasuk dari Dinas Sosial Kota Cilegon, harus bisa memahami terkait bidang kebencanaan utamanya dan jangan lupa jaga kesehatan saat bimtek."Tutur Drs.H.Tb, Kuali Zaman, Mm. Biasa di sapa Waway.
Berharap kepada pemerintah daerah agar pengurus ksb Kota Cilegon biasa mendapatkan honor atau pun insentif yang bisa di dapatkan ksb
"Mudah-mudahan dari pemerintah ada perhatian lebih kedapannya, bisa mendapatkan insentif atau apalah gitu biar ada perhatian lagi ke KSB. Emang berat ini tugas ksb, jangan sampai ngurusin orang dia sendiri jadi korban, jangan sampai seperti lilin, orang lain mendapat penerangan tapi di sendiri yang mati."Tutup Drs.H.Tb, Kuali Zaman, Mm.
Ditempat yang sama, Ridwan ketua KSB Kota Cilegon menyampaikan."dalam hal ini Dinas Sosial telah mengadakan kegiatan bimbingan teknis(BIMTEK) Kampung Siaga Bencana (KSB) Kota Cilegon,
tujuannya sebagai persiapan dalam rangka meningkatkan kesemangatan
membantu masyarakat yang terkena dampak banjir atau musibah yang lainnya, untuk para relawan Kampung siaga bencana di kota Cilegon."Tutur Ridwan ketua KSB Kota Cilegon
Lebih lanjut, Ridwan menjelaskan. Kami selalu bermitra dengan pemerintah, sejak awal dibentuk itu KSB pertama di bentuk itu di Kecamatan Ciwandan yang dibentuk langsung oleh Kemensos tahun 2012. Alhamdulillah sampai sekarang udah semua terbentuk di masing-masing Kecamatan seKota Cilegon dan sekarang KSB sudah berjalan Kota Cilego,"Terang Ridwan ketua KSB Kota Cilegon
Ridwan juga berharp, teman - teman Kampung siaga bencana kota Cilegon ini lebih eksis di lapangan ketika ada Bencana lebih Semangat dan lebih aktif dalam membantu masyarakat yang terkena musibah bencana."Harapnya.
Seluruh KSB Kota Cilegon berharap kepada pemerintah agar ada perhatian lebih, supaya pengurus ksb bisa menerima honor atau insentif dari pemerintah.
"harapan kami pemerintah lebih memperhatikan KSB, mudah - mudahan ke depan ada semacam honor untuk KSB."Pungkas Ridwan ketua Relawan Ksb Kota Cilegon
Jurnalis : Neni

