Aspirasijabar || Morotai-Maluku Utara, Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Pulau Morotai, memberikan asuransi BPJS ketenagakerjaan kepada seluruh nelayan di enam kecamatan yang berada di Pulau Morotai.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Tangkap, Masita Lohor, saat ditemui oleh awak media diruang kerjanya, Rabu (13/07/2022) mengatakan bahwa tujuan dari Asuransi BPJS Ketenagakerjaan yang diprioritaskan untuk para nelayan adalah bentuk penghargaan Pemerintah Pulau Morotai kepada para nelayan yang betul-betul sebagai nelayan.
Karena, Masita bilang bahwa nelayan yang mendapatkan asuransi ini adalah mereka betul-betul nelayan di laut, ucapnya
Tapi, kata Masita, kalau nelayan yang hanya bertani begitu, itu kami belum prioritas karena nelayan yang betul-betul nelayan itukan lebih banyak, katanya
Sebab, Masita menjelaskan bahwa berdasarkan data kami dari DKP Morotai pada tahun 2021 kemarin, jumlah nelayan Morotai sebanyak 1921 jiwa nelayan dari enam Kecamatan. Sedangkan jumlah nelayan untuk tahun 2022 itu sebanyak 2200 jiwa nelayan yang sudah memiliki asuransi dari BPJS Ketenagakerjaan." Jadi, tahun 2022 ini ada peningkatan jumlah nelayan di Morotai", tuturnya
Selain itu, Masita mengatakan yang menjadi keuntungan bagi para nelayan Morotai adalah karena dari 10 Kabupaten/Kota yang ada di Maluku Utara ini, hanya Morotai saja yang punya nelayan mendapatkan asuransi ketenagakerjaan dari Pemerintah Daerah."Itu Pemda Morotai sendiri yang prioritaskan, baik itu disaat para nelayan mengalami kecelakaan, cacat, atau nelayan dia ada gangguan mata, dia bisa dapat bantuan pengobatan", ungkapnya
Lanjut Masita bahwa satu hal lagi kalau semisalnya terjadi sesuatu di para nelayan (kecelakaan lalu tidak ditemukan) maka anak dan istrinya akan mendapatkan asuransi ahli waris dari BPJS Ketenagakerjaan.
Selain itu, sambung Masita bahwa yang kami utamakan adalah nelayan tuna, karena jelajah mancingnya kan jauh. "Jadi, nelayan tuna itu sangat diprioritaskan utama, tapi intinya disemua nelayan itu dapat asuransi BPJS ketenagakerjaan".
Olehnya itu, untuk para nelayan yang sesungguhnya kami hanya menghimbau harus urus BPJS Ketenagakerjaan. "Jadi, para nelayan hanya kasih masuk KTP saja, jangan terlalu repot-repot, kami DKP mempermudah bagi mereka untuk mengurusi asuransi BPJS ketenagakerjaan itu, ujarnya
Karena, Kata Masita bahwa Pemda Morotai dalam ha ini DKP sendiri sangat prioritas bagi para nelayan, sebab mereka memancing ini mengorbankan jasa mereka itu yang patut kita hargai sebagai pemerintah daerah maupun negara harus menghargai mereka, tuturnya
Sementara, Sekertaris DKP Pulau Morotai, Djunaidi Rais mengatakan bahwa yang mendapatkan asuransi BPJS ketenagakerjaan bagi nelayan itu ada punya kategori.
"Kategori nelayan itu yang pertama, nelayan yang bersangkutan harus betul-betul dia seorang nelayan. Kemudian kedua, nelayan tersebut harus ada punya kartu nelayan atau yang disebut dengan Kusuka. Dari kategori itulah mereka (nelayan,red) yang berhak mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan", ungkapnya
Djunaidi bilang, kalaupun pada saat dilapangan lalu kami dapatkan mereka itu bukan nelayan yang sebenarnya, maka kami akan keluarkan, karena daftar antri pengusulan asuransi itu masih banyak dan kita tetap ganti.
"Karena begini ya, masyarakat ini kadang kala itu hanya mengikuti moment atau ikut-ikutan, maksud saya adalah ketika masyarakat dorang lihat ada moment bantuan dorang langsung bilang dorang itu nelayan. Pada dorang itu petani, itu yang disebut ampibi (atau mereka itu berkebun) dalam arti mereka petani tapi melaut juga", tegasnya
Menurutnya, karena kebiasaan mereka itu, jika musim laut tidak bersahabat mereka lari ke pertanian."nah itu berarti mereka bukan disebut sebagai kategori nelayan. Karena mereka merangkap dua itu, baik petani maupun nelayan, sebab mereka sudah minta bantuan di pertanian lalu minta lagi bantuan di DKP, itu yang kami tidak bisa prioritas.
Tapi, kata Djunaidi bahwa yang kami prioritas adalah nelayan yang betul-betul sebagai nelayan, didalamnya dia punya alat tangkap, perahu, kartu Kusuka (kartu nelayan,red) itu yang kami prioritas kepada mereka, karena mereka itu nelayan yang sesungguhnya, tandasnya. (oje)
