-->

Notification

×

Iklan

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Bupati Sumedang Tetap Salurkan Rp9 Miliar Insentif untuk 4.500 Guru Ngaji

10 Mar 2026 | Maret 10, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-10T06:40:04Z

Aspirasi jabar || Sumedang – Pemerintah Kabupaten Sumedang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan keagamaan. Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir didampingi Wakil Bupati M. Fajar Aldila menyerahkan insentif kepada ribuan tenaga pendidik Diniyah atau guru ngaji secara simbolis.

Penyerahan insentif tersebut dilakukan dalam rangkaian Peringatan Nuzulul Quran 1447 Hijriah sekaligus Silaturahmi Alim Ulama Tahun 2026 yang digelar di Aula Tampomas PPS, Selasa (10/3/2026).

Dalam program tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumedang menyalurkan total anggaran sebesar Rp9 miliar kepada sekitar 4.500 guru ngaji yang mengajar di berbagai lembaga pendidikan keagamaan seperti TPA, TPQ, dan DTA yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Sumedang.

Setiap guru ngaji menerima insentif sebesar Rp2 juta per tahun yang disalurkan langsung melalui rekening masing-masing penerima. Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi bentuk dukungan moral sekaligus penghargaan atas peran penting para guru ngaji dalam mendidik generasi muda.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menegaskan, para guru ngaji memiliki kontribusi besar dalam membentuk karakter dan akhlak masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja di lingkungan masing-masing.

Menurutnya, meski saat ini pemerintah daerah menghadapi kondisi efisiensi anggaran serta adanya pengurangan transfer dari pemerintah pusat sekitar Rp4 miliar, perhatian terhadap para guru ngaji tidak boleh berkurang.

Di tengah kondisi efisiensi anggaran dan adanya pengurangan transfer dari pemerintah pusat, komitmen kami terhadap para guru ngaji tidak boleh berkurang. Mudah-mudahan ke depan perhatian dan dukungan yang kami berikan bisa terus meningkat,” ujarnya.

Selain menyalurkan insentif kepada guru ngaji, dalam kesempatan tersebut Pemerintah Kabupaten Sumedang juga memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada 606 marbot masjid di Kabupaten Sumedang.

Bupati menyampaikan apresiasi kepada para marbot yang selama ini berperan menjaga kebersihan, kenyamanan, dan kemakmuran masjid. Menurutnya, keberadaan marbot merupakan bagian penting dalam menjaga fungsi masjid sebagai pusat ibadah sekaligus pembinaan umat.

Melalui berbagai program tersebut, Pemkab Sumedang berharap peran guru ngaji dan pengurus masjid semakin kuat dalam membangun generasi yang berakhlak, religius, serta berkontribusi positif bagi masyarakat dan daerah.


Jurnalis : Aep Mulyana
×
Berita Terbaru Update