Aspirasi Jabar || Sumedang – Suasana malam di pusat Kota Sumedang berubah menjadi lautan biru ketika ratusan bobotoh merayakan hari jadi ke-93 Persib Bandung, Minggu malam (15/3/2026). Perayaan yang berlangsung penuh semangat itu dipusatkan di Bundaran Alamsari, Kabupaten Sumedang.
Perayaan dilakukan usai pertandingan tandang Persib melawan Borneo FC Samarinda dalam lanjutan Liga 1 Indonesia musim 2025/2026 yang berakhir imbang 1–1.
Dengan mengenakan atribut kebanggaan berwarna biru, para bobotoh berjalan kaki menuju Bundaran Alamsari sambil menyanyikan yel-yel dukungan untuk Maung Bandung. Sorak sorai dan nyanyian khas suporter Persib menggema di sepanjang jalan, menciptakan suasana meriah namun tetap tertib.
Meski hasil pertandingan hanya berakhir imbang, semangat para pendukung Persib tidak surut. Para bobotoh yang hadir justru semakin optimistis tim kebanggaan mereka mampu kembali meraih gelar juara pada musim ini.
“Persib pasti bisa juara lagi. Kami selalu mendukung di mana pun Maung Bandung bertanding,” ujar salah seorang bobotoh yang ikut dalam perayaan tersebut.
Menariknya, kegiatan spontan tersebut berlangsung di jalur arteri yang menjadi salah satu lintasan arus mudik Lebaran. Untuk memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas, kegiatan bobotoh mendapat pengawalan dari petugas Kepolisian Resor Sumedang yang tengah melaksanakan Operasi Ketupat Lodaya 2026.
Petugas kepolisian terlihat sigap mengatur arus kendaraan sekaligus menjaga agar perayaan tetap berlangsung tertib tanpa mengganggu pengguna jalan lainnya.
Perayaan ulang tahun Persib di Bundaran Alamsari berlangsung singkat, sekitar 20 menit. Setelah itu, para bobotoh membubarkan diri secara tertib, meninggalkan lokasi dengan penuh rasa bangga terhadap tim kebanggaan mereka.
Momentum ini kembali menunjukkan kuatnya ikatan emosional antara masyarakat Sumedang dengan Persib Bandung. Di usia ke-93, dukungan bobotoh tetap mengalir deras, menjadi energi bagi Maung Bandung untuk terus berprestasi di kancah sepak bola nasional.
Jurnalis : Aep Mulyana