Ya, masyarakat harus menunggu sampai 3 bulan namun KTP yang hendak dicetak belum juga terealisasi. Pihak Disdukcapil Banyuasin mengaku selalu kehabisan blanko.
“Bolak balik ke Capil Banyuasin tapi KTP saya belum selesai juga. Operator di sana bilang blanko kosong. Sudah tiga bulan ini ngomongnya blanko kosong,” ujar Safrudin, warga Desa Sungsang Kabupaten Banyuasin.
Jarak ke kantor Disdukcapil Banyuasin yang berada di perkantoran Pemkab Banyuasin dari Sungsang memakan waktu hingga 3 jam melalui jalur sungai. Namun kecewa selalu dirasakan masyarakat.
“Bukan saya saja, ada puluhan warga lain di desa tetangga yang belum selesai juga. Pelayanan Capil di Pangkalan Balai itu sangat mengecewakan,” ujar dia.
Warga semakin kecewa karena justru pihak Disdukcapil Banyuasin menggelar pelayanan KTP berbentuk expo mengabaikan keluhan masyarakat selama ini.
“Ada acara di Pelayanan Cetak KTP di OPI Mall sampai 17 Agustus lalu, berarti blanko itu tidak kosong. Nah kenapa kami yang sudah mengurus lama ini malah ditelantarkan, padahal kami butuh KTP untuk keperluan kerja,” pungkas dia. (opu)
