PC PMII Purwakarta : Reses Anggota DPRD Harus Mengedepankan Kepentingan Masyarakat -->

PC PMII Purwakarta : Reses Anggota DPRD Harus Mengedepankan Kepentingan Masyarakat

Feb 16, 2020, February 16, 2020
Pasang iklan

Kusnadi, Biro Advokasi PC PMII Purwakarta

Aspirasijabar.net, Purwakarta-
Mulai Minggu ini di Tahun 2020 anggota DPRD Purwakarta melaksanakan reses untuk menemui konstituennya masing-masing.

Reses ini berhubungan langsung dengan masyarakat dan mendapatkan masukan terkait apa yang dibutuhkan masyarakat sebagai bahan usulan kepada pihak pemerintah dalam pengelolaan APBD Tahun 2020 mendatang.

Reses memang memiliki tujuan yang baik. Akan tetapi reses anggota DPRD kerap dijadikan sebagai ajang kepentingan politik semata.

Biro Advokasi Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Purwakarta, Kusnadi, mengatakan reses selama ini tidak tepat sasaran. Menurutnya, reses anggota DPRD yang seharusnya bisa melahirkan kesejahteraan bagi masyarakat malah tidak tercapai.

"Reses ini seharusnya bisa menampung aspirasi masyarakat, selanjutnya diusulkan kepentingan masyarakat kepada pemerintah dan terus dikawal. Akan tetapi pada kenyataannya, kami belum melihat hasil nyata dari reses anggota DPRD Purwakarta sejauh ini," ungkapnya kepada media, Sabtu (15/02/20).

Kusnadi menyebut, anggota DPRD harus mampu memaksimalkan reses yang transparan dan berkualitas, bukan hanya mementingkan kepentingan politik diatas kepentingan masyarakat.

"Reses anggota DPRD jangan hanya seremonial belaka dan hanya mementingkan politiknya semata, tapi harus mengedepankan kepentingan masyarakat," tegasnya.

Oleh sebab itu, reses yang dilakukan anggota DPRD Purwakarta, diharapkan bisa bermanfaat bagi masyarakat. Anggota DPRD yang melakukan reses tidak hanya berorientasi kepada kepentingan politik.

"Jangan datang reses hanya berkunjung dan jalan-jalan sambil kampanye. Tapi mendengar aspirasi masyarakat kemudian ditampung dan mengawalnya hingga aspirasi tersebut bisa direalisasikan. Tidak hanya itu kami berharap, mereka turun ke pelosok, jangan hanya di perkotaan, karena kebutuhan masyarakat banyak yang mendesak di pelosok atau pedalaman," jelasnya.

(Red)

TerPopuler