Header Ads

PSBB Di Hari Kedua Sumedang, Pengendara Dari Luar Jawa Barat Dilarang Masuk


PSBB Sumedang

Aspirasijabar.net, Sumedang-
Petugas gabungan memperketat penjagaan pada hari kedua penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah perbatasan Kabupaten Sumedang. Kendaraan yang akan masuk wilayah Sumedang diberhentikan sebagai upaya pencegahan virus Corona (COVID-19).

Di lansir dari Detik.com, petugas gabungan melakukan pemeriksaan satu per satu kendaraan roda empat maupun kendaraan roda dua yang melintasi Pos check point C yang berada di pintu gerbang tugu batas Kabupaten Sumedang.

Ratusan pengendara roda dua maupun kendaraan roda empat yang tidak membawa kartu identitas Sumedang akan diminta untuk putar balik atau kembali. Mereka tidak diperbolehkan untuk melintas atau masuk wilayah Sumedang.

Panit I Lantas Polsek Jatinangor, Ipda Ardiyanto mengatakan, intesitas pemudik pada malam ini belum terpantau ada peningkatan yang signifikan. Namun pihaknya tetap antisipasi mulainya lonjakan pemudik yang masuk Kabupaten Sumedang.

"Saat ini di pos perbatasan Cibeusi kendaraan yang mau masuk Sumedang yang tidak memiliki KTP Sumedang kita tidak mengizinkan untuk masuk ke wilayah Sumedang," kata Ardiyanto saat di lokasi Pos pemeriksaan PSBB (check point) di Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (23/4/2020) malam.
Baca Juga : PBNU Imbau Sholat Tarawih Dan Idul Fitri Dirumah
Menurut Ardiyanto, tepatnya pada pukul 00.00 WIB sudah diberlakukan operasi ketupat COVID-19 Lodaya 2020. Sehingga tidak sembarang warga ataupun kendaraan yang dapat melintas begitu saja tanpa pemeriksaan petugas.

"Untuk sementara ini yang melintasi perbatasan Cibeusi kebanyakan pengendara yang berasal dari luar Bandung, seperti Purwakarta, Cianjur, Jakarta kita putar balikan. Hal ini untuk antisipasi penyebaran COVID-19 di wilayah Sumedang," ucap Ardiyanto.

Ardiyanto mengatakan pada hari kedua penerapan PSBB di wilayah Sumedang, sejak pagi hingga malam ini pengendara yang melanggar cukup tinggi. Menurutnya masih ada warga yang tidak mengetahui mengenai aturan saat penerapan PSBB ini.

"Terutama pengendara yang menggunakan roda empat dan roda dua yang tidak memakai masker, kemudian masih adanya kendaraan roda empat yang berpenumpang melebihi kapasitas kendaraan," ucapnya.

Namun untuk kendaraan angkutan barang yang melintas, kata Ardiyanto, pihaknya tetap akan melakukan pemeriksaan. Hanya kendaraan angkutan tertentu saja yang dapat masuk ataupun melintas wilayah Sumedang.

"Untuk kendaraan angkutan logistik kita lakukan penyeleksian, jika mengangkut sembako, kita akan izinkan melintas Sumedang, karena tadi mulai pukul 19.00 WIB, tadi kita melaksanakan penyekatan, banyak kendaraan angkutan logostik tujuan daerah Jawa," jelas Ardiyanto.

(Red)

No comments

Note: Only a member of this blog may post a comment.