Aspirasijabar.net-Rumpin,Bogor. Warga Desa Sukamulya yang berada di rias jalan Legok Cicangkal kembali menyurati Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor guna meminta perbaikan jalan tersebut yang rusak parah.
Junaidi Adi Putra, seorang perwakilan warga mengatakan, pigaknya kembali menyurati Dinas PUPR Kabupaten Bogor, guna menidak lanjuti surat pertama yang telah di kirimkan pada tanggal 13 Maret 2020 yang isinya mempertanyakan tindak lanjut pembangunan ruas jalan yang dikenal masyarakat dengan nama jalan Gunung Maloko - Cicangkal - Dangdang tersebut. "Panjang ruas jalan yang rusak sekitar 2,5 km. Jalan ini adalah penghubung Kabupaten Bogor dan Kabupaten Tangerang," paparnya.
Dia menambahkan, jalan tersebut sudah lama rusak parah dan tidak tersentuh pembangunan sehingga kondisi nya dipenuhi kubangan air, becek, berlumpur dan sangat membahayakan masyarakat pengguna jalan. "Kami berharap Pemda Bogor dan Dinas PUPR tidak mengenyampingkan pokok masalah utama di Kabupaten Bogor yakni kerusakan insfratruktur jalan "
Dikonfirmasi hal ini, Kepala UPT Teknis Infrastruktur Jalan dan Jemabatan Leuwiliang Zaitun Nur Azizah mengatakan bahwa ruas jalan tersebut sudah masuk rencana perbaikan tahun anggaran 2021 mendatang. "Sudah masuk rencana perbaikan dan jadi skala prioritas." Ungkapnya. Hal senada juga sisampaikan Nasrul Akhyar Staf Seksi Ekbang Kecamatan Rumpin. Dia menjelaskan, ruas jalan Cicangkal Legok tersebut memiliki total panjang 3,2 kilometer. "Pada tahun 2017 sudah diperbaiki 1,2 kilometer dan sisanya akan dilakukan perbaikan rencananya pada tahun anggaran 202." Tukas Uyung, sapaan akrabnya.
~ Kondisi terkini ruas jalan Cicangkal Legok di Desa Sukamulya Kecamatan Rumpin yang rusak parah. Warga sekitar telah melayangkan dua kali surat kepada Dinas PUPR Pemkab Bogor untuk segera memperbaiki jalan penghubung Kabupaten Bogor dan Kabupaten Tanggerang tersebut.
Sumber : Fahry Ketua FWHBU
Reporter/Wartawan : Boim

