Aspirasi jabar | kab pati,Panen Raya hasil pertanian Kab. pati yang biasa disebut panen polowijo. oleh masyarakat sekitar.
Sudah tiba masyarakat menyambutnya penuh dengan suka cita . Sebagian
Para petani merasa merugi dengan hasil tahun sekarang, karena harga polowijo atau harga kacang ijo merosot(murah dipasaran)
Untuk menyikapi hal tersebut, para tengkulak menyempatkan diri keliling Desa. Dari satu Desa ke Desa yang lainya. Seperti yang di alami " jasmani seorang petani
Kacang ijo asal Ds triguno"selasa 25/08/2020.
Menurut salah seorang petani kacang ijo, menuturkan" Panen kacang sekarang ga kaya tahun kemarin, nggak sepadan hargane itu lho masak cuma Rp.12.000/kg. itupun kacang yang bijine gede pak kalau yang kecil cuma 10.500 untunge, yang beli ga mau dateng , nggak keluar untuk beli bensin repot pak." tutur Jasmani ke awak media Sabdo palon.
Warga dari Ķetri Desa. Triguno ambil tindakan, dengan cara jual hasil panen kacang di jual, Ke satu tengkulak dengan pasang harga Rp. 12.000.00. kacang ukuran kecil. Sedangkan ukuran besar hanya, Rp.13.000.00.
para petanipun akhirnya menyadarinya,dengan harga segitu tidak terlalu rugi besar walaupun hanya pas -pasan dengan kembali modal udah untung."pungkasnya.(lukman)