Header Ads

Miskin Atlit, Coach Dodo Lirik Sejumlah Anggota DPRD Morotai menjadi atlit darpan boxing camp

Aspirasijabar || Morotai - Tokoh pemuda juga selaku pelatih tinju Darpant Boxing camp, Desa Daruba, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara Sidik Kharie menyesali sikap anggota DPRD seperti preman jalanan.

Hal tersebut disampaikan Dodo sapaannya, setelah menonton video anggota DPRD Morotai melakukan penyarangan kepada Kepala Bappeda Abjan Sofyan saat ricuh di rapat pembahasan pinjaman Pemkab Morotai sebesar 200 miliar untuk program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dimasa pandemi Covid-19.

Dikatakan Sidik, bahawa dia melihat sejumlah anggota DPRD yang melakukan penyerangan terhadap Kepala Bappeda Abjan Sofyan memiliki bakat petinju. Untuk itu, dia sarankan agar Anggota DPRD yang punya bakat menjadi petinju agar segera mengundurkan diri dari DPRD dan bergabung di sasana Darpant Boxing camp agar memantapkan bakat tinju mereka untuk mengikuti even even tinju Nasional.

"Karena saat ini, sasana Darpant Boxing camp lagi miskin atlit tinju. Karena itu saya tawarkan anggota DPRD yang punya bakat petinju segera bergabung dengan sasana kami dan saya sebagai pelatih siap melatih Fadli dan kawan kawan," ungkap Coach Dodo.

Selain itu, Sidik Kharie, mengusulkan ke Sekwan DPRD agar dalam penyusunan kebutuhan Sekertariat DPRD pada APBD 2021 memasukkan pengadaan sarung tinju. 

"Gunanya agar ketika ricuh, para anggota DPRD jangan lagi membanting mic, meja dan piring, kalau hanya ingin boxing maka sudah ada sarung tinju yang disiapkan," Semburnya.

Semua ini, tegas Sidik mantan petinju Darpant, bahwa rasa muaknya melihat ada anggota DPRD dalam menyelesaikan masalah daerah dengan tindakan tindakan premanisme, sehingga tidak menghasilkan apa apa bagi rakyat Morotai dan sikap dan tindakan konyol anggota DPRD sangat merugikan kami sebagai rakyat Morotai.(oje)

No comments

Note: Only a member of this blog may post a comment.