Header Ads

Kepala Desa Karyasari Bantu Petani Cabe Merah Dimasa Pandemi Covid-19, Buat MoU Dengan PT. ABC (Franco Tegal) Garut

Kepala Desa Karyasari Bantu Petani Cabe Merah Dimasa Pandemi Covid-19, Buat MoU Dengan PT. ABC (Franco Tegal) Garut 

Aspirasijabar | Garut- Perhatian Kepala Desa Karyasari bantu petani cabe merah dimasa pendemi Covid-19 dengan mengadakan MoU perjanjian jual beli antara petani cabe merah dengan salah satu perusahaan PT ABC (Franco Tegal), dengan harga yang telah disepakati bersama. Selasa, 17/11/2020.

Kepala Desa Karyasari Gaya Mulyana menyampaikan Mou (Nota kesepahaman) dengan para pertani cabe merah merek Or Together dengan pihak perusahaan tertera sesuai surat perjajian kerjasama No.08/SPK/X1/2020 pada tanggal 14 November 2020.

Mudah-mudahan untuk kedepannya warga masyarakat Desa Karyasari antusias ikut bermitra dengan PT ABC dikarenakan sudah ada standarisasi harga yang ditentukan oleh pihak PT. ABC, Ucapnya.

Tujuan dengan mengadakan MoU dengan PT. ABC dikarenakan adanya kekhawatiran dengan situasi dan kondisi seperti sekarang ini masih adanya wabah virus covid-19, harga cabe di pasaran belum bisa ditentukan untuk saat sekarang ini, Tuturnya.

Adapun total bibit bantuan cabe merah berjumlah 450 Bungkus/Pack, Rp.67.500.000 (Enam puluh juta lima ratus ribu rupiah) untuk 120 Anggota petani dengan kebutuhan Penanaman cabe dilahan seluas 25 Hektar, Ujarnya.

Dimana surat perjanjiannya ditangani pihak kesatu Anton Heriyanto S. IP,  pihak kedua Kepala Desa Karyasari Gaya Mulyana, Kordinator Pertanian Desa Karyasari Jejen, dan yang menjadi saksi Fenti Novitawati, dan Dedi, SH. MP.
Jejejen koordinator lapangan kemitraan PT. ABC, menjelaskan untuk benih cabe merah khusus dikasih sama PT. ABC sendiri, petani tinggal nanam, dan hasil panen pun dibeli oleh pihak pabrik, Ungkapnya.

Menurutnya kualitas cabenya yang dibeli itu sesuai dengan kriteria sesuai mutu  pabrik PT ABC sendiri, dan nantinya dibeli dengan harga yang telah ditentukan seharga 8.000/Kg,

Adapun syaratnya nanti mutu produk cabe yang masih segar, semua berwarna merah, tidak belang, tidak busuk, tidak patek, tidak layu dan dikemas tempat pelastik (Box) yang berlubang. 

Apabila cabe merah tidak sesuai spesifikasi akan di kembalikan dan pembayaran disesuaikan dengan quqlitiy barang yang diterima/ lolos sortir PT. ABC, Imbuhnya.

Bagi saya ini cukup menggembirakan karena selama ini petani yang ada di Desa Karyasari khususnya petani cabe tidak punya pegangan harga jual.

Dengan adanya kepastian harga jual seperti ini, dapat menaikkan taraf hidup para petani, sekarang tinggal petaninya bersungguh-sungguh menanam dan memelihara cabe merah Or Together, 
Pungkasnya.

(Beni)

No comments

Note: Only a member of this blog may post a comment.