Bocah 14 Bulan Yang Di Vonis Kanker" Membutuhkan Ururan Tangan Pemerintah Serta Para Dermawan -->

Bocah 14 Bulan Yang Di Vonis Kanker" Membutuhkan Ururan Tangan Pemerintah Serta Para Dermawan

Jun 4, 2021, June 04, 2021
Pasang iklan


Aspirasijabar |  Garut - Khansa Yura kusuma Putri, bocah berumur 14 bulan Kp Cihanja RT 02 RW 02 Desa Lingkung Pasir Kec, Cibiuk Kab, Garut, butuh uluran tangan. Di usianya yang masih kecil ia divonis kanker mata. Ia kini tak bisa melihat.

Anak kedua dari pasangan Yudha Maulana dan Vera warga Dusun Satu, Desa Lingkung Pasir, Kecamatan Cubiuk, Kabupaten Garut ini termasuk langka.

Menurut Vera, ibu Khansa, saat dilahirkan kondisi anak bungsunya ini normal. Menginjak usia 5 bulan, Vera melihat ada kelainan pada mata anaknya. Setiap malam mata anaknya terlihat bercahaya, seperti ‘mata kucing’.

“Karena khawatir, lalu saya bawa ke dokter spesialis mata untuk diperiksa. Ternyata dokter menemukan ada kelainan pada retina anak saya, kata dokter penyakit ini tergolong langka,” jelas Vera saat dihubungi Kamis (03/06/2021).

Setelah diperiksa, dokter mata menyarankan agar anaknya dibawa ke rumah sakit yang lebih besar untuk dilakukan penanganan lebih serius.

Sehingga, pada Desember 2020 lalu, Vera membawa Khansa ke Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung , dengan fasilitas BPJS Kesehatan.

Sampai saat ini Khansa harus menjalani perawatan operasi Namun terkendala dengan biaya setelah berhenti berobat, karena keterbatasan biaya penyakit kanker matanya makin parah.

Malah belum lama ini mata kirinya terdapat benjolan yang membesar, sehingga menghalangi penglihatannya, serta menimbulkan rasa sakit. Sekarang Khansa tidak bisa melihat atau mengalami kebutaan.

“Harusnya setiap satu bulan satu kali melakukan kemoterapi, tapi kami terkendala dengan biaya jadi terpaksa tidak melakukannya ” tambahnya.

Vera berharap ada dermawan yang bersedia membantu pengobatan putrinya. Karena Khansa merupakan anak yang paling diinginkan.

“Kalau terus kemoterapi harus ke Bandung, butuh biaya untuk ongkos biaya dari mana saya, hasil kerja paling hanya cukup untuk makan,” pungkasnya.(San)

Red,

TerPopuler