Diduga Kuat Bantuan BPUM Di Tilep Oknum Putri Kades dan Oknum Wartawan -->

Diduga Kuat Bantuan BPUM Di Tilep Oknum Putri Kades dan Oknum Wartawan

17 Jun 2021, Juni 17, 2021
Pasang iklan
Aspirasijabar | Tasikmalaya - Bantuan Presiden Produktif untuk Usaha Menengah atau yang disebut bantuan langsung tunai (BLT) UMKM 2021 kembali digelontorkan oleh pemerintah pusat. Bantuan BPUM tersebut merupakan program yang dilaksanakan oleh kementerian Koperasi dan UKM bekerja sama dengan kementerian keuangan RI, selama masa pandemi Covid19.

Pada 15 April 2021, ada beberapa informasi yang disampaikan mengenai BLT UMKM sebesar Rp 1,2 juta atau disebut Banpres Produktif Usaha Mikro Tahun 2021. Ironisnya yang terjadi di salah satu Desa di kabupaten Tasikmalaya sangat mengejutkan kami sebagai insan pers yang mempunyai fungsi dan tugas sosial kontrol.

Ada beberapa keterangan dari beberapa narasumber yang tidak mau disebutkan namanya bahwa yang terjadi di Desa Sarimukti Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya Jawa barat, bahwa penerima bantuan hanya menerima Rp 600 ribu saja karena sebelom pendaftaran calon penerima dipintai dulu uang sebesar Rp 200 ribu oleh oknum anak Kepala Desa yang didampingi oknum wartawan dengan dalih sebagai persyaratan untuk mendaftar supaya dapat bantuan.

Kemudian setelah cair dipinta lagi sebesar Rp 400 ribu oleh oknum yang sama, jadi kami rata-rata didesa ini yang terdiri dari beberapa kepunduhan hanya menerima Rp 600 ribu atau separuhnya dari bantuan presiden tersebut. Sebelum berita ini diturunkan, kami dari pihak media sudah mencoba menghubungi Kepala Desa Sarimukti via telpon selulernya maupun via SMS namun Kepala desa yang bersangkutan tidak merespon.

Padahal kami hanya ingin konfirasi sesui dengan UU no 14 tahun 2008 tentang sistem keterbukaan informasi publik, selainitu kami pun berusaha untuk menjalankan amanah sesui UU no 40 tahun 1999, supaya pemberitaan kami dapat dikonsumsi oleh masyarakat yang sebenarnya.

Harapan kami kepada pihak APH segera bertindak atas dugaan pemotongan bantuan tersebut yang dilakukan oleh para oknum, apalagi diduga yang melakukannya notabene masih keluarga kepala desa yang berinisial MR dan didampingi oleh oknum wartawan.

Berbagai sumber

TerPopuler