Aspirasijabar | Sumedang - Sebelumnya pada pemberitaan yang sudah ditayangkan oleh salah satu Media yang berjudul "SMPN 1 Tanjungsari Lakukan Pungutan, Kasi SMP Disdik Sumedang Tak Respon Aduan" terkait Zoom Meeting tanggal 22 Juli 2021.
Prihal pungutan untuk iuran pemeliharaan buku sebesar Rp. 20,000,–/siswa serta serta iuran untuk pembangunan WC, Ruang Ganti Siswa Wanita dan Pembuatan Lapangan Basket Yang Belum Tuntas/Pemagaran, itu hanya kesalahan informasi yang disampaikan dan belum adanya klarifikasi kepada pihak sekolah dari awak media.
Kepala Sekolah SMPN 1 Tanjungsari Wana, S. Pd,.M.M.Pd menyampaikan kepada Awak Media Di Ruang Sekolah, Senin (06/09/2021). "Hal - hal terkait yang disampaikan dalam pemberitaan sebelumnya bahwa itu hanya mis komunikasi saja, padahal apa yang disampaikan dari Pihak Sekolah melalui rapat Orang Tua Siswa dan Komite Sekolah atas dasar kesepakatan bersama dan tidak ada unsur pemaksaan, melainkan mempersilahkan kepada Orang Tua Siswa yang mau menyumbang dan tidak pun tidak apa apa," Tandas Kepala Sekolah, setelah awak media mengklarifikasinya.
Adapun, "Rencana yang diusulkan oleh Komite dan dirapatkan dengan Orang Tua Siswa baru sebatas wacana, yang sampai saat ini belum terealisasikan karena melihat situasi dan kondisi yang berkenaan dengan adanya wabah pandemi Covid-19. Sehingga semua rencana yang di usulkan oleh Komite tersebut terkendala, bahkan program yang telah dibuat oleh Komite untuk mengusulkan penggalangan dana dari wilayah atau perusahaan - perusahaan melalui dana CSR juga terkendala," Tuturnya.
"Sesuai dengan Permendikbud nomor 75 tahun 2016 tentang Komite Sekolah yang mana salah satu tugas pokonya menggalang dana dan sumber daya pendidikan lainnya dari Masyarakat baik perorangan, organisasi, dunia usaha, dunia industri maupun pemangku kepentingan lainnya melalui upaya kreatif dan inovatif juga terhambat" Jelas Kepsek SMPN 1 Tanjungsari Wana, S. Pd,.M.M.Pd saat ditemui.
Wana juga menyampaikan "Mohon maaf bila dalam hal ini terjadi mis komunikasi kepada Awak Media berkenaan dengan komunikasi via Whats App yang belum dijawab pada saat itu, dikarenakan banyaknya aktifitas yang harus segera dituntaskan terkait dengan pelaksanaan Peroses Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Tatap Muka Di SMPN 1 Tanjungsari dengan tetap melaksanakan protokol keshatan yang ketat sesuai anjuran pemerintah dan semoga ketidak akuratan informasi ini tidak terulang kembali di kemudian hari khususnya yang berkaitan dengan dunia Pendidikan" Tandas Kepsek Kepada Awak Media.
Jurnalis : Indra/Denny
