Aspirasijabar || Kota Tasik - Dinas Tenaga Kerja(Disnaker)Kota Tasikmalaya gelar Musrenbang Sektoral RKPD Kota Tasikmalaya Tahun 2023 yang digelar di Rumah Makan Sambal Hejo, Selasa kemarin (22/02/2022).
Acara tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya Ivan Dicksan, Kepala Dinas Tenaga Kerja Rahmat Mahmuda, Ketua APINDO dan sejumlah tamu undangan lainnya.
Di sela sela Musrenbang tersebut Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya Ivan mengatakan, sejak pandemi Covid-19 tingkat pengangguran di Kota Tasikmalaya cukup tinggi dan itu harus dipikirkan bersama ujarnya
Jadi adanya Musrenbang ini bagaimana Pemkot melalui Disnaker memikirkan dan mempersiapkan para tenaga kerja untuk bisa meniti peluang.
"Peluang sudah terbuka, bahkan kata Gubernur Ridwan Kamil investasi di Jabar masih tinggi meski pandemi, ini mungkin bisa diisi oleh naker di kota Tasikmalaya terang Sekda
Namun bagiamana caranya agar para pencari kerja bisa menyesuaikan kompetensi yang dibutuhkan oleh perusahaan.
"Usulan usulan dalam Musrenbang ini, bagaimana kita meningkatkan kualitas tenaga kerja kita, sehingga mampu mengisi peluang yang ada kata Sekda
, Kepala Disnaker Rahmat Mahmuda menyatakan kami ingin meningkatkan sumber daya manusia (SDM), kemudian tentang penempatan kerja.
Sedangkan saat ini Kebetulan Disnaker sudah melakukan MoU dengan Forum HRD yang diharapkan bisa meningkatkan kesempatan kerja bagi tenaga kerja di Tasikmalaya.
Rahmat juga mengatakan bahkan, kemarin juga, Disnaker menggagas dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) untuk penempatan luar negeri beserta perlindungannya.
Harapan kami para peserta Musrenbang ini bisa menyampaikan program atau usulan usulan termasuk yang dari kecamatan, khususnya untuk sektor informal
mudah mudahan forum HRD ini bisa meningkatkan kesempatan kerja,
Kemarin kita gagas dengan PP2PMI untuk penempatan luar negeri beserta perlindungannya harapnya
Bagaimana naker bisa bersaing dan meniti peluang kerja dan sudah terbuka, investasi di Jabar masih tinggi meski pandemi, ini mungkin bisa diisi oleh naker di kota Tasikmalaya,
Dan bagiamana bisa menyelesaikan kompetensi yang dibutuhkan,
Usulan 2 bagaimana kita meningkatkan kualitas naker kita, sehingga mampu mengisi peluang naker yang ada pungkasnya
M.Muhlis
