Aspirasijabar || Tasikmalaya - Dalam rangka panaskan mesin Partainya DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Tasikmalaya menggenjot para kadernya supaya lebih siap siap untuk perhelatan akbar nanti pada tahun 2024 mendatang
Salah satunya yakni Adakan penutupan rangkaian Musyawarah ranting yang di gelar di Hotel Dewi Asri Minggu 20/03/2022 .
Ketua DPD PAN Kabupaten Tasikmalaya Asep Zulfikri mengatakan hari ini telah kita selesaikan pembentukan kader di 351 desa se-Kabupaten Tasikmalaya
Dan kami berharap seluruh kader bisa bekerja bersama memperjuangkan Partai Amanat Nasional Di Kabupaten Tasikmalaya kedepan serta mudah mudahan kami targetkan Partai Amanat Nasional menjadi pemenang di pemilu 2024 kata Asep
Lebih lanjut Asep berujar Masalah calon nanti kita akan sampaikan setelah rapat kerja daerah tapi yang terpenting bahwa pan akan mengusung kader terbaik di internal,
Adapun target kursi kita mempunyai target minimal yaitu 7 kursi atau 1 kursi di setiap dapil dan maksimalnya kita jadi pemenang di Kabupaten Tasikmalaya.
Kami menghimbau kepada seluruh kader untuk terus laksanakan apa yang menjadi intruksi dari DPD dan konsolidasi terus menerus untuk bisa menyampaikan atuh membantu aspirasi dari masyarakat dan selalu menjadi Solusi untuk setiap permasalahan di tingkat masyarakat ungkap Asep
Sementara itu Nurul Maulana Yusup sebagai ketua BM PAN DPD Kabupaten Tasikmalaya menambahkan kami memiliki target yaitu BM PAN akan intens kepada pemilih pemula katanya
saya pribadi menginginkan minimal para pemilih pemula melek politik edukasi masalah pilihan tergantung mereka yang jelas kita mengarahkan, kita kalau tidak melek politik generasi muda akan hancur makanya BM PAN hadir membantu DPD terangnya
Serta kita Inginya merangkul para pemilih milenial dengan hobi, kita sedang melakukan gimana caranya menggiring para pemilih pemula dengan hobinya mereka ada dengan main game, ataupun apa jadi tersalurkan jadi pemilih muda sekarang ketika kita di paksakan terlalu politik susah secara tidak langsung mengarahkan politik gimana caranya kita anak muda minimal melek politik ujarnya
Hobi mereka pun saya ikutin salah satu contoh kemarin saya menggelar acara mobile legend salah satunya itu buat menarik tapi di samping itu kalau untuk langsung pendekatan lewat politik tidak mungkin masuk untuk kalangan anak muda apalagi pelajar, mahasiswa
jadi saya coba ikutin hobinya menggiring baru kita pendekatan karna kalau berbicara politik berat susah untuk kalangan pelajar akhirnya mereka tidak mau tau jadi ada proses. Pungkasnya
M.Muhlis
