Bupati Garut Tutup Resmi Acara Bimtek Pengelolaan Keuangan Daerah -->

Bupati Garut Tutup Resmi Acara Bimtek Pengelolaan Keuangan Daerah

11 Jun 2022, Juni 11, 2022
Pasang iklan

Aspirasijabar | Garut - Bupati Garut, Rudy Gunawan menutup acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Keuangan Daerah (PKD), di Ballroom Hotel Santika, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut. Sabtu, 11 Juni 2022

Dalam sambutannya, Bupati Garut mengatakan, dalam pengelolaan keuangan daerah pihaknya telah mengalami berbagai macam hal terkait pengelolaan aset di Kabupaten Garut. Ia menyampaikan, pada tahun 2015 lalu pihaknya telah membuat suatu kebijakan yang penuh dengan risiko yaitu menghapus aset.

"Yang aset ini membebani neraca kita, setelah aset itu dihapus maka sejak 7 tahun yang lalu pengelolaan keuangan daerah kita sudah masuk ke dalam kategori Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP," Ujar Bupati Garut.

Dengan adanya kebijakan ini, secara keseluruhan opini Pemerintah Kabupaten Garut dalam pengelolaan keuangan telah sesuai dengan akuntansi pemerintah yang ditetapkan.
"WTP ini adalah bagian dari penilaian bagaimana BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) melakukan penilaian terhadap pengelolaan keuangan daerah Kabupaten Garut sudah sesuai akuntansi pemerintah," ujarnya.

Rudy juga menuturkan, pengelolaan keuangan daerah ini merupakan hal yang sangat penting dan menyangkut profesionalisme dalam berbagai tingkatan. Tandasnya 

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Garut, Teti Sarifeni, menyampaikan, bimtek ini dilaksanakan selama dua hari yaitu dari 10 hingga 11 Juni 2022, dihadiri peserta terdiri dari para pejabat penata usaha keuangan dan bendahara sebanyak 180 orang dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Garut.

Bimtek sendiri akan dilaksanakan secara berkelanjutan dalam rangka meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) pengelola keuangan SKPD di lingkungan Pemkab Garut.

Jadi kedepannya, mudah-mudahan tidak mudah salah, dengan kita mengusai peraturan-peraturan yang ada, dan mengimplementasikannya Insya Allah tidak akan terjadi (kesalahan)," Pungkasnya


Jurnalis : (Beni)

TerPopuler