-->

Notification

×

Iklan

Edukasi Bedah Film pencegahan Seksual Anak Dibawah Umur, Ketua PKK : Digelar Tiap Minggu di 5 kecamatan

7 Nov 2022 | November 07, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-11-07T00:58:17Z


Morotai -- Dinas Sosos (Dinsos), PKK dan  Organisasi Perempuan Kabupaten Pulau 
Morotai, Maluku Utara, perdana menggelar edukasi pencegahan kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur. 

Kegiatan ini tujuannya untuk mengajak dengan cara nonton dan bedah filim bersama, digelar setiap malam Minggu. 

Pertama kali digelar di taman Kota Daruba, Kecamatan Morotai Selatan, Sabtu (5/11) malam. Dengan tema "Edukasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak"

Amatan media ini, sekitar kurang lebih 100 anak-anak yang datang menyaksikan bedah film, didampingi para orang tua nya. 

Ketua PKK Pulau Morotai,  Nurlaela Umar Ali, saat di wawancara media ini, usai kegiatan tersebut, mengatakan bahwa, kegiatan ini kali pertama dilakukan, lantaran maraknya kekerasan seksual anak di bawah umur. 

"Melakukan kekerasan terhadap anak atau pelecehan terhadap anak,  karena tugas dan tanggung jawab pencegahan dan kekerasan terhadap anak ini bukan saja ditangan penegak hukum pemerintah maupun negara," ucap Nurlela dilokasi taman kota Daruba.

Meski begitu, Nurlela mengajak agar semua elemen masyarakat ikut bertanggung jawab terhadap anak-anak kita. Untuk mengawasi maraknya kekerasan seksual. 

"Biar kita dilindungi oleh undang-undang 35 tahun 2014, tapi kita tetap sama-sama bertanggung jawab," cetusnya. 

Jika sama-sama bertanggung jawab, maka yakin dan percaya, ketika kita bekerja sama bisa mengurangi tindakan seksual terhadap anak.

"Tujuannya kita melakukan mengurangi kekerasan maupun pelcehan terhadap anak dengan tujuan kita bisa mengetahuinya. Karena anak-anak banyak yang tidak mengetahui ketika satu pelecehan yang terjadi pada mereka," tukasnya. 

"Mislanya, seperti memegang pantat, pegang alat kelamin. Mereka (anak-anak red) tidak tahu padahal itu adalah pelecehan, sehingga edukasi bedah film ini anak -anak bisa ketahui dan bisa menghindari. Begitu juga kejahatan yang terjadi di sekolah maupun di rumah," sambungnya. 

Jadi, Nurlela bilang, edukasi seperti ini dilakukan bersama pihak orang tua, guru dan anak-anak turut nonton bedah filim bersama. 

"Sehingga bisa mengetahui kekerasan terhadap anak dan pelecehan terhadap anak seperti apa," tuturnya. 

Ditayan, untuk kegiatan rutin edukasi nonton film. Apakah hanya dilakukan malam ini,  dirinya mengatakan akan dilakukan dilima kecamatan.

"Saya jadwalkan rutin setiap malam minggu di taman kota daruba. Saya mau lihat perkembangannya, kalau misalnya antusias masyarakat lebih banyak, maka saya akan turun ke lima kecematan. Nonton bareng ini dibukan untuk semua umum," tandas istri Pj Bupati ini.
×
Berita Terbaru Update