Aspirasi Jabar||Demak-Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Pondok Pesantren Mamba'u Qurroil Qur'an Adz Dzikro, Desa Jatimulyo Kecamatan Bonang Kabupaten Demak, mengadakan kirab santri, Rabu (27/9 /2023) malam.
Ratusan santri dan warga tampak ikut serta memeriahkan kegiatan tersebut.
"Lebih kurang ratusan peserta, yang terdiri dari santriwan dan santriwati dari pondok pesantren Mamba'u Qurroil Qur'an Adz Dzikro dan dari warga masyarakat, mereka membawa obor dan menyayikan puji-an terhadap Nabi Muhammad SAW", ungkap Ketua Panitia Peringatan Maulid Nabi, Ghousul Baits sekaligus Lurah Pondok.
"Rute yang diambil pada acara kirab diawali dari pondok pesantren Mamba'u Qurroil Qur'an Adz Dzikro keliling desa jatimulyo dan berakhir di pondok pesantren juga", ucapnya.
Acara kirab santri dimeriahkan dengan atraksi obor dan miniatur unta. Acara semakin meriah dengan dinyalakan kembang api yang membuat langit desa jatimulyo semakin indah.
K.Saefullah Al Hafidz,S,Pd.I, M.Pd sebagai pembina dan pengasuh pondok pesantren mengatakan kegiatan ini sebagai sarana syiar agama Islam, selain itu untuk menyadarkan kepada warga supaya senantiasa cinta kepada Rosulullah SAW dan Al Quran.
"Dengan diselenggarakanya Kirab Maulid yang dikuti oleh para Santri Muqim dan Santri Laju dari berbagai Majlis Ta'lim dalam bingkai persatuan dan keragaman ini adalah untuk menumbuhkan rasa mahabbah kepada Rosul dan memberikan spirit para generasi Qur'ani agar bisa mewarnai dalam kehidupan masyarakat supaya tercipta kehidupan agamis, relegius dan sinergi yang membawa keberkahan kepada lingkungan masyarakat sekitar",jelasnya.
"Disamping itu acara kirab ini, kita adakan dengan niat membuat senang santriwan dan santriwati, dan juga untuk penyemangat dalam menuntut ilmu, dengan harapan setelah ini, santri yang sudah khatam tidak terus berhenti mengaji tapi tetap diteruskan," ungkapnya.
Ia juga berharap kegiatan seperti ini tetap diadakan dan didukung, tidak hanya dalam lingkup satu desa saja tetapi lebih luas lagi dan tentunya acara kedepan menjadi lebih baik lagi.
"Acara seperti ini sebagai bentuk agama syiar Islam dan sebagai penyemangat untuk cinta terhadap Al Quran juga Rosululloh," harapnya.
Setelah kirab santri, kegiatan dilanjutkan dengan acara Mauludan dan pengajian yang dipimpin langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren K.Saefullah Al Hafidz. Dalam pengajiannya, Saefullah berpesan supaya menjadikan Nabi Muhammad sebagai panutan dalam bertindak di kehidupan sehari-hari.
"Kita seharusnya mencontoh Akhlaq dan mengikuti apa yang di sampaikan Nabi Muhammad SAW," pungkasnya.
Jurnalis Agil
