Aspirasi Jabar Morotai---Pada hari Jumat, 1 Agustus 2025, bertempat di Pelabuhan Posi-posi, diadakan acara penutupan Festival Budaya Rao Roya yang telah berlangsung sejak Pagi sampai malam hari, Acara ini dimulai pukul 20:30 WIT dan dihadiri oleh sekitar 500 peserta yang terdiri dari siswa-siswi di lima desa, Masyarakat Desa Posi-Posi,Aru Burung, Saminyamau, Loumodoro,Leo-leo serta berbagai pihak yang terlibat yang ada di Kecamatan Pulau Rao
Penutupan Festival Budaya ini juga diisi dengan penerimaan hadiah bagi para pemenang lomba yang telah digelar selama kegiatan. Acara ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan yang bertujuan untuk memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80, serta mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antar warga dan Mahasiswa KKN UGM Yogyakarta
Ardon Pudinaung, selaku anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), juga menyampaikan perasaannya. Ia mengungkapkan rasa sedih karena masa pengabdian Mahasiswa KKN UGM Yogyakarta akan segera berakhir. Ardon mengucapkan terima kasih kepada pemuda desa yang telah berkolaborasi dengan Mahasiswa KKN UGM Yogyakarta dalam menyukseskan semua kegiatan. Ia berharap bahwa kerjasama ini dapat terus terjalin di masa depan.
Junsman Makienggung, selaku Kepala Desa Posi-Posi menyampaikan rasa bangganya atas antusiasme masyarakat Desa yang ada di kecamatan Pulau Rao. Ia mengapresiasi semangat sportifitas dan kerja sama yang telah ditunjukkan selama festival. Junsman berharap bahwa kegiatan ini dapat semakin mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan di antara semua pihak yang terlibat.
Junsman memberikan sambutan pada acara penutupan. Ia menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemuda desa dan Mahasiswa KKN UGM Yogyakarta atas pelaksanaan kegiatan yang berjalan aman dan sukses.
Junsman juga memberikan apresiasi kepada para peserta lomba yang berhasil meraih juara, dan mengingatkan mereka untuk tidak menyia-nyiakan prestasi yang telah diraih. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya tentang perlombaan, tetapi juga sebagai sarana untuk mendidik dan menumbuhkan kecintaan terhadap Republik Indonesia.
Penutupan Festival Budaya di Desa Posi- Posi menjadi momen berharga bagi semua pihak yang terlibat. Kegiatan ini tidak hanya merayakan kemerdekaan dengan penuh semangat, tetapi juga menegaskan pentingnya kebersamaan dan kolaborasi dalam membangun komunitas yang solid. Semoga kegiatan ini dapat menjadi inspirasi untuk acara serupa di masa depan dan memperkuat rasa kebangsaan di tengah masyarakat. (Oje)
