-->

Notification

×

Iklan

Dinas pertanian dan ketahanan pangan Pulau Morotai Gerakan pangan murah serentak Nasional Menyambut Bulan Puasa 2026

13 Feb 2026 | Februari 13, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-13T04:01:07Z

Aspirasi Jabar ||  Morotai - Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan menyambut bulan suci Ramadhan 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak secara nasional.


Kegiatan ini dipusatkan di Taman Kota Daruba, Kecamatan Morotai Selatan, pada Jumat (13/2/2026).


​Langkah ini merupakan kebijakan strategis pemerintah untuk menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan di tingkat konsumen. Mengingat tren kenaikan permintaan bahan pokok yang rutin terjadi menjelang bulan puasa, intervensi pasar dianggap perlu untuk mencegah lonjakan harga yang memberatkan masyarakat.


​Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Pulau Morotai, M. Umar Ali, yang hadir mewakili Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua. Dalam sambutannya, Sekda menekankan pentingnya antisipasi dini terhadap fluktuasi harga pasar.


​"Kita semua memahami bahwa menjelang Ramadhan, kebutuhan bahan pokok masyarakat cenderung meningkat. Hal ini sangat berpotensi memengaruhi stabilitas harga di pasaran jika tidak diantisipasi dengan baik," ungkap M. Umar Ali.


​Oleh karena itu, Pemkab Pulau Morotai bersama seluruh pemangku kepentingan mengambil langkah konkret melalui pelaksanaan GPM ini.


Sekda berharap program ini tidak hanya membantu daya beli masyarakat, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam pengendalian inflasi di daerah.

​Lebih lanjut, Umar Ali menjelaskan bahwa ketahanan pangan adalah pilar utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Pemkab Morotai berkomitmen untuk terus memperkuat sektor ini dari hulu ke hilir.


​Peningkatan Produksi: Mendorong hasil pertanian lokal.
​Pemberdayaan: Memperkuat peran petani dalam rantai pasok.
​Distribusi: Memastikan akses pangan berjalan merata ke seluruh wilayah.


​"Saya mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di daerah kita," tambahnya.

​Menutup arahannya, Sekda mengimbau warga agar memanfaatkan momentum Gerakan Pangan Murah ini dengan bijak. Ia berharap masyarakat tidak melakukan panic buying dan tetap tertib selama proses transaksi berlangsung.


​"Saya berharap kegiatan ini dapat meringankan beban ekonomi masyarakat, sehingga kita semua dapat menyambut bulan suci Ramadhan dengan tenang, tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan maupun harga bahan pangan," pungkasnya.(oje)
×
Berita Terbaru Update