-->

Notification

×

Iklan

Polisi Gerak Cepat Amankan Seorang Pria Lakukan Lemparan Bom Meletop

3 Feb 2026 | Februari 03, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-03T07:06:29Z



Aspirasi Jabar || Pontianak Kalbar.
Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya bergerak cepat mengamankan seorang pria yang diduga kuat melakukan aksi pelemparan bom molotov di lingkungan SMPN 3 Sungai Raya, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Aksi teror yang sempat mengejutkan warga sekolah tersebut dipastikan tidak memakan korban jiwa. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap motif di balik tindakan nekat tersebut.

Kapolsek Sungai Raya, AKP Hariyanto, melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi secara tiba-tiba. Terduga pelaku mendatangi lokasi dan melemparkan botol berisi bahan bakar yang menyulut api (bom molotov) ke arah area sekolah.

"Benar, telah terjadi dugaan pelemparan bom molotov di SMPN 3 Sungai Raya. Terduga pelaku saat ini sudah berhasil kami amankan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan serta guna proses pemeriksaan lebih lanjut," ujar Ade dalam keterangan resminya, Selasa (3/2/2026).

Meskipun sempat menimbulkan percikan api dan kepulan asap, beruntung pihak sekolah dan warga sekitar sigap melakukan penanganan awal sehingga api tidak merambat ke bangunan utama.

Segera setelah laporan diterima, personel Polsek Sungai Raya langsung mengamankan lokasi kejadian. Untuk memperkuat bukti-bukti di lapangan, Tim Inafis Sat Reskrim Polres Kubu Raya dikerahkan ke tempat kejadian perkara (TKP).

"Saat ini, personel Polsek Sungai Raya bersama Tim Inafis Sat Reskrim Polres Kubu Raya masih berada di lapangan untuk melakukan olah TKP secara mendalam," tambahnya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua siswa dan guru, agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya. Polisi menjamin bahwa situasi di SMPN 3 Sungai Raya saat ini sudah dalam kendali dan pengamanan ketat.

"Kami meminta masyarakat mempercayakan penanganan kasus ini kepada Polri. Penyelidikan akan dilakukan secara transparan dan profesional," tutupnya.

Sumber : Humas_cpt_ltr2002
jurnalis : A. Rakhman Hudri
×
Berita Terbaru Update