Aspirasi jabar || Jakarta - Warga RW 09 Kelurahan Kembangan Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat yang terdampak banjir akibat luapan Kali Pesanggrahan dan Kali Angke mulai menerima bantuan dari pemerintah dan unsur terkait.
Banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis malam hingga Jumat pagi. Luapan air dari kedua kali menyebabkan permukiman warga terendam sejak sekitar pukul 06.00 WIB.
Lurah Kembangan Selatan, Reza Febryan, menyampaikan jumlah warga terdampak mencapai 343 kepala keluarga atau 1.068 jiwa. Ia juga mengungkapkan bahwa tinggi muka air di Kali Pesanggrahan sempat menyentuh 325 sentimeter.
Menurutnya, selain dipicu curah hujan tinggi, terdapat kendala teknis di lapangan yang turut memperparah kondisi banjir, seperti pintu air yang tidak tertutup rapat serta belum optimalnya fungsi rumah pompa.
“Beberapa faktor teknis menjadi kendala, termasuk pintu air yang kurang rapat dan rumah pompa yang saat ini belum dilengkapi unit pompa yang berfungsi,” ujarnya.
Di sisi lain, Ketua RW 09 Kembangan Selatan, Masim, menjelaskan bahwa bantuan logistik telah disalurkan kepada warga di sejumlah RT terdampak, yakni RT 01, 02, 04, dan 05.
“Warga sudah menerima bantuan berupa bahan kebutuhan pokok, makanan siap saji, perlengkapan bayi, hingga matras dan selimut bagi para pengungsi,” katanya.
Sebelumnya, Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, memastikan kebutuhan dasar warga terdampak telah terpenuhi. Ia juga meninjau langsung lokasi pengungsian sekaligus menyerahkan bantuan.
“Alhamdulillah, hari ini kami meninjau langsung dan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak. Semoga dapat membantu meringankan beban mereka,” ujarnya.
Terkait penanganan jangka panjang, pihaknya berencana melengkapi rumah pompa di wilayah tersebut dengan unit baru melalui Sudis SDA Jakarta Barat.
Iin juga mengingatkan warga untuk tetap meningkatkan kewaspadaan di tengah potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi. Ia turut mengimbau masyarakat menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah pencegahan banjir.
“Kami minta warga tidak membuang sampah ke kali dan tidak merusak struktur turap seperti melubangi sheet pile, karena dapat membahayakan saat debit air meningkat,” tandasnya.
Jurnalis : Novi
Editor : Aep