Aspirasi Jabar || Purwakarta, 31 Maret 2026 – Kepedulian terhadap sesama kembali terwujudkan melalui aksi gotong royong jajaran Polsek Cibatu. Bersama unsur Muspika Kecamatan Cibatu, personel Polsek Cibatu turut berpartisipasi dalam kegiatan Salasa Bersih (Salsih) untuk membersihkan puing-puing bangunan gudang limbah kardus yang roboh akibat angin puting beliung, Selasa siang.
Kegiatan ini dilaksanakan di Kampung Cipinang RT 08/04, Desa Cipinang, Kecamatan Cibatu, dengan melibatkan berbagai unsur mulai dari TNI-Polri, aparatur kecamatan, pemerintah desa, hingga masyarakat setempat. Suasana kebersamaan tampak begitu kental saat seluruh elemen bahu-membahu membersihkan sisa-sisa bangunan yang tertimpa musibah.
Kapolsek Cibatu AKP Udin Samosir, yang menyampaikan keterangan atas nama Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, menjelaskan bahwa kehadiran pihak kepolisian merupakan bentuk kepedulian dan respons cepat terhadap musibah yang dialami warga.
"Melalui kegiatan Salasa Bersih ini, kami bersama Muspika dan warga bahu-membahu membersihkan puing-puing bangunan akibat angin puting beliung. Ini adalah wujud nyata kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan serta warga yang terdampak," ujar Udin.
Warga menunjukkan antusiasme yang tinggi dan kompak dalam proses pembersihan. Berbagai material seperti kayu, seng, dan puing lainnya diangkat bersama-sama untuk mempercepat proses pemulihan lingkungan sekitar.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Purwakarta AKP Enjang Sukandi menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat menghadapi situasi bencana.
"Kehadiran Polri bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat. Kami akan terus bersinergi dengan seluruh elemen untuk membantu warga yang terdampak bencana," ungkapnya.
Kegiatan berjalan lancar dan penuh semangat gotong royong. "Diharapkan melalui aksi ini, lingkungan kembali bersih dan aman, serta mampu meringankan beban masyarakat yang terdampak musibah," pungkas Enjang.
Editor : Redaksi
