-->

Notification

×

Iklan

Tetapkan Tiket Wings Air Rp650 Ribu, Rusli Sibua Juga Buka Jalur Laut Morotai–Tobelo

23 Mei 2026 | Mei 23, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-23T05:00:19Z


Aspirasi Jabar || Morotai — Bupati Pulau Morotai Rusli Sibua terus menunjukkan komitmennya dalam membuka aksesibilitas transportasi guna mempercepat pemerataan ekonomi dan mendukung pertumbuhan sektor pariwisata di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara.


Setelah mendorong pembukaan dan subsidi penerbangan Wings Air rute Morotai–Ternate, Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai kini juga membuka jalur transportasi laut Morotai–Tobelo melalui pengoperasian KM Dodola Express.


Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus memberikan kepastian akses transportasi bagi masyarakat dan pelaku usaha.


Untuk jalur udara, Rusli secara khusus meminta agar harga tiket Wings Air rute Morotai–Ternate dan sebaliknya dapat ditekan hingga berada di kisaran Rp650.000 per penumpang melalui mekanisme subsidi pemerintah daerah.


“Pembukaan aksesibilitas adalah kebutuhan utama Morotai sebagai kawasan ekonomi khusus dan destinasi prioritas nasional. Karena itu pemerintah daerah hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses transportasi yang lebih mudah dan terjangkau,” kata Rusli Sibua.


Menurut dia, keterjangkauan harga tiket pesawat menjadi faktor penting untuk meningkatkan mobilitas masyarakat, kunjungan wisatawan, hingga memperkuat aktivitas ekonomi daerah.


Selain jalur udara, Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai juga mulai membuka akses transportasi laut melalui pengoperasian KM Dodola Express yang akan melayani rute Morotai–Tobelo setiap hari.


Rusli menjelaskan, kapal tersebut dijadwalkan berangkat dari Morotai menuju Tobelo pada pukul 09.00 WIT dan kembali dari Tobelo menuju Morotai pada pukul 14.00 WIT.


Dengan adanya jadwal tetap tersebut, masyarakat dinilai tidak lagi mengalami kesulitan dalam memperoleh kepastian transportasi menuju Morotai maupun Tobelo.


“Selama ini kalau orang mau ke Morotai masih mencari-cari transportasi karena tidak ada kepastian jadwal keberangkatan. Pemerintah daerah ingin memberikan kepastian kepada masyarakat dan pelaku usaha bahwa transportasi selalu tersedia,” ujarnya.


Ia mengatakan, keberadaan transportasi yang pasti dan terjadwal menjadi faktor penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus memperlancar arus barang dan jasa di Morotai.


Sementara itu, tarif KM Dodola Express direncanakan pada kisararan antara Rp100.000 hingga Rp120.000 per penumpang.


Meski demikian, tarif tersebut masih berpotensi diturunkan apabila hasil perhitungan biaya operasional memungkinkan.

KM Dodola Express sendiri memiliki kapasitas sekitar 50 penumpang dengan dukungan mesin berkekuatan 500 PK.

Kapal cepat tersebut diperkirakan mampu menempuh perjalanan Morotai–Tobelo dalam waktu kurang dari satu jam pada kecepatan normal. Sementara pada kecepatan tinggi, waktu tempuh diperkirakan hanya sekitar 30 menit.

Rusli menegaskan, pengoperasian KM Dodola Express harus dilihat sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memberikan kepastian konektivitas kepada masyarakat serta pelaku usaha yang ingin datang dan beraktivitas di Morotai.

Menurut dia, konektivitas yang lancar dan terjadwal menjadi syarat penting bagi pertumbuhan kawasan ekonomi dan pengembangan sektor pariwisata di Morotai.

“Kalau akses transportasi tersedia setiap saat dan jadwalnya pasti, masyarakat maupun pelaku usaha tentu tidak ragu lagi datang ke Morotai,” kata Rusli.

Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai berharap pembukaan jalur udara dan laut tersebut dapat memperkuat konektivitas antarwilayah, mempercepat perputaran ekonomi masyarakat, serta mendorong Morotai menjadi pusat pertumbuhan baru di kawasan utara Maluku Utara.(oje)
×
Berita Terbaru Update