-->

Notification

×

Iklan

Refleksi Nyepi 1948 Saka, Dr. Andre Yulius Dan Istri Ajak Masyarakat Temukan Kedamaian Batin

19 Mar 2026 | Maret 19, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-19T07:15:26Z



Aspirasi Jabar || SIDOARJO - Momentum suci Hari Raya Nyepi yang jatuh pada 19 Maret 2026 menjadi waktu penuh makna untuk refleksi diri dan menumbuhkan kedamaian batin. Dalam suasana yang sarat nilai spiritual tersebut, Dr. dr. Andre Yulius, MH bersama sang istri Yosie Iriyanti menyampaikan ucapan selamat Nyepi dengan pesan yang menyentuh hati masyarakat.


Dalam pernyataannya, Dr. Andre Yulius mengajak seluruh umat Hindu serta masyarakat luas untuk menjadikan Nyepi sebagai momentum memperbaiki diri di tengah kehidupan yang penuh tantangan.


“Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948. Keheningan Nyepi bukan sekadar tradisi, melainkan kesempatan berharga untuk merenung, menata hati, dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dalam diri kita. Di tengah kesibukan dunia, kita sering lupa bahwa kedamaian sejati lahir dari ketenangan batin,” ungkapnya.


Sebagai sosok yang dikenal dekat dengan masyarakat kecil, ia menegaskan bahwa nilai-nilai Nyepi seperti pengendalian diri, kesederhanaan, dan introspeksi sangat penting diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, dunia yang semakin modern justru membutuhkan lebih banyak ruang untuk diam dan berpikir jernih.


“Dalam keheningan, kita belajar memahami diri sendiri, merasakan penderitaan orang lain, dan menumbuhkan empati. Dari situlah lahir kepedulian yang tulus kepada sesama,” tambahnya.


Sementara itu, Yosie Iriyanti juga menyampaikan pesan penuh kehangatan. Ia menekankan pentingnya peran keluarga dan kasih sayang dalam memaknai Hari Raya Nyepi.


“Nyepi mengajarkan kita untuk kembali pada kesederhanaan, mempererat hubungan dengan keluarga, serta menghadirkan ketenangan dalam hati. Semoga momen ini membawa kedamaian, kesehatan, dan kebahagiaan bagi seluruh umat yang merayakan,” tuturnya.


Ia berharap agar nilai keheningan tidak hanya dirasakan dalam satu hari, tetapi dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari—di mana setiap orang mampu mengendalikan emosi, menjaga ucapan, serta menebarkan kebaikan kepada sesama.


Ucapan yang disampaikan pasangan ini tidak hanya menjadi bentuk toleransi antarumat beragama, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya persatuan di tengah keberagaman bangsa Indonesia. Dengan latar belakang sebagai tokoh yang aktif di bidang kesehatan dan sosial, pesan mereka dinilai mampu menyentuh berbagai lapisan masyarakat.


Di tengah dunia yang kian bising oleh berbagai kepentingan, Hari Raya Nyepi hadir sebagai jeda yang menenangkan sebuah ruang sunyi yang mengajak manusia kembali pada hakikatnya sebagai makhluk yang membutuhkan kedamaian, kasih sayang, dan kebersamaan.


Pesan dari Dr. Andre Yulius dan Yosie Iriyanti ini pun diharapkan menjadi inspirasi bahwa dari keheningan lahir kekuatan, dari ketenangan tumbuh harapan, dan dari hati yang damai tercipta kehidupan yang lebih harmonis bagi semua.

 
Jurnalis : Redho


Editor     : Asp. SP. 
×
Berita Terbaru Update