Aspirasi Jabar Morotai , Maluku Utara - Wakil Bupati Pulau Morotai Rio Christian Pawane menghadiri sekaligus melakukan peletakan batu pertama Gereja Katolik Paroki Hati Kudus Yesus Desa Yayasan Kecamatan Morotai Selatan pada, Jum'at (20/4/2026) sore.
Dalam peletakan batu pertama ini dihadiri juga oleh Plt. Kepala Dinas Perkim Jainudin Naba, Pastor Paroki Hati Kudus Yayasan Morotai, RD Ohoiwutun, Forkompinda, Sekretaris Desa Yayasan, para tokoh agama, masyarakat, serta para tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Rio Christian Pawane menyampaikan bahwa pembangunan gereja ini merupakan bagian dari dukungan nyata Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Morotai dalam memperkuat kehidupan keagamaan yang harmonis, rukun, dan penuh toleransi di tengah masyarakat.
Untuk itu, melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), Pemerintah Daerah memberikan dukungan dalam bentuk pembangunan gedung gereja ini.
"Tentu, dukungan ini bukan hanya sebatas pembangunan fisik, tetapi juga sebagai bentuk perhatian dan komitmen pemerintah dalam menjamin kebebasan beribadah serta meningkatkan kualitas kehidupan spiritual masyarakat," Ujarnya
Ia juga mengingatkan bahwa rumah ibadah memiliki peran yang sangat penting, bukan hanya sebagai tempat beribadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan iman, penguatan moral, serta wadah mempererat persaudaraan kebersamaan antar umat. dan
"Oleh karena itu, saya mengajak seluruh umat katolik, panitia pembangunan, serta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung proses pembangunan ini, menjaga kebersamaan, serta menumbuhkan semangat gotong royong agar pembangunan gereja ini dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu," Imbuhnya
Meski begitu, Ia menegaskan Pemerintah Daerah akan terus hadir dan berkomitmen dalam mendukung setiap kegiatan keagamaan tanpa membedakan latar belakang, sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas sosial, memperkuat persatuan, dan mewujudkan masyarakat morotai yang damai, adil, dan sejahtera, tegasnya
Olehnya itu, semoga pembangunan Gereja Katolik ini berjalan dengan baik dan menjadi berkat bagi seluruh umat serta masyarakat di Kabupaten Pulau Morotai, harapnya
Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Gereja Katolik Paroki Hati Kudus Yayasan, M. Sitanggang menyampaikan bahwa dana pembangunan gereja katolik paroki ini sebesar Rp 1,2 Miliar lebih. Yang mana, Kata Sitanggang bahwa pembangunan ini juga terdapat bantuan dari Pemda Pulau Morotai.
"Jadi kami juga sangat berterima kasih kepada Pemerintah Daerah Pulau Morotai dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati, karena telah mendorong kami untuk membangun fondasi gereja katolik ini," Ungkapnya
Dimana, Ia mengungkapkan bahwa Dinas Perkim telah memberikan bantuan melalui dana swadaya kepada panitia sebesar Rp 100 juta. Dengan begitu tentu kami sangat berharap agar pembangunan gereja ini dapat berjalan dengan lancar hingga selesai," tuturnya
Terkait pembangunan Gereja Katolik Paroki Hati Kudus Yayasan, ditepis juga oleh Pastor Paroki RD Ohoiwutun mengatakan bahwa awal mula dibangunnya gereja ini pada tahun 1987. Dimana usia gereja ini sudah kurang lebih 39 tahun.
Meski dengan usia seperti ini, Kata Pastor bahwa selama ini geraja kami belum pernah mendapat bantuan dari pemerintah. Namun, dimassa pemerintahan sekarang kami bisa mendapat bantuan swadaya dari Pemda Morotai sebesar Rp 100 juta.
Untuk itu, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemda Pulau Morotai atas bantuan yang sudah diberikan kepada kami, tuturnya sembari menutup penyampaiannya.
Mendengar hal itu Wakil Bupati Rio Christian Pawane menambahkan pihaknya tetap berkomitmen untuk terus memberikan bantuan ke rumah ibadah.
"Meski dengan anggaran yang sangat terbatas. Namun, kami tetap berkomitmen harus semua rumah ibadah dapat sentuhan. Karena gereja katolik paroki ini sudah layak untuk dibangun kembali. Sebagaimana yang sudah disampaikan oleh Pastor tadi bahwa hampir 40 tahun gereja ini belum pernah mendapatkan bantuan dari Pemerintah Daerah," Ujarnya
Untuk itu, Ia berharap mudah-mudahan jika ada program dari pemerintah pusat, diminta kepada Kadis Perkim agar membantu untuk membuat proposal supaya pembangunan gereja ini dapat berjalan secara cepat.
"Maka dengan bantuan swadaya dari Pemda melalui Dinas Perkim ke Gereja Katolik Paroki Hati Kudus Yayasan ini sebagai bukti bahwa konsep keadilan bukan hanya diperhatikan di beberapa gereja saja. Tapi disemua rumah ibadah," tutupnya
