Aspirasi Jabar ||Morotai – Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai menunjukkan komitmen penuh dalam mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) tingkat Provinsi Maluku Utara yang akan digelar di Pulau Morotai pada 27 Juni 2025 mendatang. Sebagai bentuk keseriusan tersebut, Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua, menunjuk Sekretaris Daerah Kabupaten Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali, sebagai Ketua Panitia Lokal atau Panitia Tingkat Kabupaten.
Penunjukan itu disampaikan dalam rapat persiapan POPDA yang berlangsung di Ruang Bupati Pulau Morotai, Rabu (7/5/2025), dan dihadiri seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Bupati Rusli Sibua menegaskan, penunjukan Sekda sebagai ketua panitia bertujuan untuk memudahkan jalur koordinasi dan garis komando kepada seluruh OPD agar dapat memberikan dukungan maksimal demi suksesnya pelaksanaan POPDA di Morotai.
“Dengan Sekda sebagai ketua panitia, koordinasi akan lebih cepat dan efektif. Semua OPD harus memberikan dukungan penuh agar pelaksanaan POPDA berjalan sukses dan membawa nama baik daerah,” ujar Bupati.
Menurutnya, POPDA bukan sekadar ajang kompetisi olahraga pelajar, melainkan ruang pembinaan generasi muda untuk menyalurkan kreativitas, semangat sportivitas, dan persaudaraan antar daerah.
Lebih dari itu, Bupati juga melihat pelaksanaan POPDA sebagai momentum strategis yang akan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat Pulau Morotai.
Kehadiran kontingen dari berbagai kabupaten/kota di Maluku Utara diperkirakan akan mendorong perputaran ekonomi masyarakat, mulai dari sektor penginapan, transportasi, kuliner hingga pelaku usaha kecil.
“Ini bukan hanya soal olahraga, tetapi juga peluang ekonomi bagi masyarakat Morotai. Akan ada banyak tamu dan kontingen yang datang, sehingga masyarakat juga harus merasakan manfaatnya,” tambahnya.
Usai ditunjuk sebagai Ketua Panitia Lokal, Sekda Muhammad Umar Ali langsung memimpin rapat teknis persiapan pelaksanaan POPDA. Dalam arahannya, Sekda membagi tanggung jawab kepada OPD dengan sistem kolaboratif, di mana tiga OPD akan menangani satu cabang olahraga sekaligus venue pertandingan.
“Jadi nanti tiga OPD bertugas membantu satu venue event, mulai dari kesiapan lokasi hingga kelancaran pelaksanaan pertandingan,” jelas Sekda.
Selain penanganan venue, Sekda juga membentuk skema pendampingan bagi setiap kontingen dari kabupaten/kota se-Maluku Utara. Sebanyak 10 OPD ditugaskan menjadi PIC (Person in Charge) untuk membantu kebutuhan dan kelancaran masing-masing kontingen selama berada di Pulau Morotai.
“Setiap kabupaten akan dibantu oleh PIC dari masing-masing OPD. Jadi ada 10 OPD yang akan melayani kontingen dari 10 kabupaten/kota,” tegas Sekda di hadapan seluruh pimpinan OPD.
Rapat tersebut menjadi langkah awal konsolidasi Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai dalam dalam menyambut pesta olahraga pelajar tingkat provinsi. Di balik gemuruh persiapan dan rapat-rapat teknis, Morotai sedang menata diri—bukan hanya sebagai tuan rumah kompetisi, tetapi juga sebagai daerah yang ingin dikenang lewat keramahan, kesiapan, dan semangat persatuan.
Laporan : (oje)
