-->

Notification

×

Iklan

Wabup Rio Christian Pawane Buka MUSKERDA GPdI Maluku Utara di Morotai, Dorong Sinergi Gereja dan Pemerintah

27 Mei 2026 | Mei 27, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-27T09:51:57Z


Aspirasi Jabar ||  Morotai – GPDI El-Shammah Bido, Kecamatan Morotai Utara – Musyawarah Kerja Daerah (MUSKERDA) Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Majelis Daerah Maluku Utara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Pulau Morotai Rio Christian Pawane (RCP) pada periode 27–29 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung di GPDI El-Shammah Bido Kabupaten Pulau Morotai mengambil tema "Menjadi Pemimpin Berkarakter Kristus dan Berdampak Bagi Dunia" yang diambil dari ayat 2 Korintus 3:18 dan Matius 5:14-15.

 
Acara dihadiri langsung oleh berbagai tokoh penting, antara lain Anggota DPRD Kabupaten Pulau Morotai, Pdt. Heri Mangadil, M.Th, serta Anggota Majelis DPD Pusat Pdt. Rony Luwuk, M.Th.


 
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Rio Christian Pawane memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kasih dan penyertaannya yang memungkinkan seluruh peserta hadir dalam keadaan sehat dan penuh sukacita. "Atas nama pemerintah daerah kabupaten pulau morotai, saya menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta mukerda gpdi di kabupaten pulau morotai, khususnya di kecamatan morotai utara ini. Tentu, kami merasa bersyukur dan berbahagia karena daerah ini dapat menjadi tempat pelaksanaan kegiatan yang penuh berkat ini," ujarnya.


 
Sebagai bagian dari keluarga besar GPdI, Wabup menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya menjadi acara organisasi gereja, tetapi juga momen pembangunan iman, persaudaraan, dan pelayanan bagi seluruh peserta. "Tema mukerda saat ini yaitu 'menjadikan pemimpin berkarakter kristus dan berdampak bagi dunia,' merupakan pesan yang sangat baik dan relevan. Kita membutuhkan pemimpin yang bukan hanya memiliki kemampuan, tetapi juga memiliki karakter, keteladanan, kerendahan hati, dan semangat melayani," tambahnya.


 
Ia juga menekankan peran penting gereja dalam membangun kehidupan masyarakat yang rukun dan damai. "Pemerintah daerah terus mendorong sinergi dengan semua lembaga keagamaan untuk bersama-sama menjaga persatuan, membina umat, dan mendukung pembangunan daerah," jelasnya.

 
Wabup berharap melalui MUSKERDA ini akan lahir keputusan dan program pelayanan yang memberikan dampak positif tidak hanya bagi gereja dan umat, tetapi juga bagi masyarakat Maluku Utara secara umum. "Dengan memohon penyertaan tuhan yang maha esa, maka musyawarah kerja daerah gereja pantekosta di indonesia provinsi maluku utara tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka," pungkasnya.
 
(Laporan: Oje)
×
Berita Terbaru Update