-->

Notification

×

Iklan

Dugaan Pencurian dengan Penukaran Kartu E-Toll oleh Oknum Pegawai BFI Finance, Pemilik Kendaraan Akan Tindak Hukum

29 Jun 2026 | Juni 29, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-29T13:15:51Z

 


Aspirasi Jabar ||BandungTerungkap kasus dugaan pencurian yang diduga dilakukan oleh salah satu oknum pegawai Bank BFI Finance – perusahaan leasing kredit BPKB mobil yang beralamat di Jalan Raya Batu Nunggal Soekarno Hatta Bandung. Tindakan tersebut diduga dilakukan saat proses pemeriksaan fisik kendaraan dengan cara menukar kartu E-Toll milik nasabah  Bos Helm di Jatinagor dengan kartu milik oknum yang tidak memiliki saldo. Sabtu(27/6/2026).

 

"Dikatakan bahwa oknum tersebut menukar kartu E-Toll pemilik kendaraan yang berisi saldo  dengan kartu miliknya sendiri yang kosong," demikian informasi yang diperoleh.

 

Pemilik kendaraan,  Bos Sani, menyampaikan rasa kekecewaannya terhadap prilaku pegawai BFI yang melakukan perbuatan yang dianggap sepele namun membawa dampak negatif besar. "Perbuatannya tidak hanya merugikan secara materi, tetapi juga nama baik saya hingga saya harus menghadapi masalah dalam kehidupan rumah tangga, karena dikira saya melakukan hal yang tidak senonoh di luar pekerjaan," ujar Sani.

 

Melalui kuasa hukumnya, Marlundu Lumban Raja, S.H., pihak pemilik kendaraan menyatakan akan menuntut sesuai dengan undang-undang yang berlaku. "Kami akan menuntut sesuai UU yang berlaku secara hukum. Jika tidak ada itikad baik dari oknum pegawai BFI, maka kami akan menindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku," jelas kuasa hukumnya.

 

Saat dikonfirmasi secara langsung melalui telepon di tempat kerjanya, oknum yang diduga sebagai pelaku sempat mengelak  namun setelah di Video coll dan dipertegas akhirnya ia mengakui perbuatanya. Hingga akhirnya di pecat pihak BFI.


Namun pihak pemilik kartu E tol yang ditukar oknum BFI. Sani merasa direndahkan dengan tindak tanduk oknum pegawai oknum tersebut, hingga harus alami pertengkaran dan mengalami kekecewaan mendalam akibat perbuatan oknum tersebut walau sudah melakukan permintaan maaf.


" Hp saya sampai dilempar istri karena dituduh pergi lemana saja yang di ketahui dari mutasi E tol yang dipakai oknum pergi kemana saja. 


Sani berharap pihak perusahaan  datang dan meminta maaf langsung atas prilaku oknum yang sangat merugikan dirinya, dia melakukan saat bekerja bukan di luar jam kerja, Tapi sampai saat ini belum ada pihak perusahaan BFI datang menyatakan permintaan maaf, seolah tidak mau tau atas kejadian yang dilakuan karyawannya, pungkasnya.



 

×
Berita Terbaru Update