-->

Notification

×

Iklan

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Tegaskan Tidak Ada Toleransi Bagi Pelaku Penganiayaan dan Penyekapan di Bandung

27 Jun 2026 | Juni 27, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-27T10:13:47Z


Aspirasi Jabar || BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan keprihatinan mendalam terhadap kasus penganiayaan berat dan penyekapan yang terjadi di Bandung. Peristiwa tersebut dinilai sebagai tindakan yang melukai rasa kemanusiaan dan menimbulkan dampak psikologis bagi banyak orang, terutama mereka yang memiliki anak atau anggota keluarga perempuan.


 
"Kehadiran kasus yang sangat kejam seperti ini tidak dapat ditoleransi sama sekali. Tindakan semacam ini bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga merusak nilai-nilai kemanusiaan yang kita anut bersama," tegasnya.


 
Menurut Gubernur Dedi, permintaan maaf dari pelaku yang disampaikan setelah berhasil diamankan oleh aparat penegak hukum belum memiliki makna berarti. Ia menekankan bahwa tindakan kejahatan yang dilakukan telah meninggalkan luka mendalam bagi korban dan keluarga, sehingga perlu penanganan hukum yang sungguh-sungguh.


 
Gubernur Jabar berharap adanya kesamaan pandangan dan kerja sama yang kuat antara penyidik, kejaksaan, dan hakim agar proses hukum berjalan secara maksimal. Ia menginginkan putusan yang tegas dan berat sebagai bentuk keadilan serta pesan bahwa pelanggaran terhadap nilai kemanusiaan harus mendapatkan hukuman yang setimpal.


 
"Kita perlu menunjukkan bahwa tindakan semacam ini tidak akan diterima dan akan mendapatkan konsekuensi hukum yang sesuai. Hal ini juga menjadi bentuk perlindungan bagi seluruh masyarakat, terutama bagi perempuan dan anak-anak yang harus merasa aman di lingkungan kita," pungkasnya.
Editor : Redaksi
Sumber Humas Polda jabar
×
Berita Terbaru Update