-->

Notification

×

Iklan

HUT Bhayangkara ke-80, Polresta Bandung Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi Polri di Desa Panenjoan

11 Jun 2026 | Juni 11, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-11T12:29:43Z

 

       Foto: Danramil Saat Kegiatan Berlangsung

ASPIRASI JABAR || BANDUNGAcara peresmian Jembatan Merah Putih Presisi Polri di Kampung Pamoyanan RW 10 Desa Panenjoan Kecamatan Cicalengka berlangsung meriah pada Kamis (11/6/2026), dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Peresmian langsung dilakukan oleh Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita dihadapan para tamu undangan yang hadir.

 

Hadir dalam acara tersebut antara lain Danramil Cicalengka Kaften Inf Sumarna Chaerul, Satuan Korps Brimob Polda Jabar, Kapolsek Cicalengka, Kepala Desa Panenjoan, serta berbagai tokoh masyarakat. Danramil Sumarna Chaerul menyambut baik pelaksanaan acara peresmian jembatan tersebut.

 

"Ini langkah baik pihak kepolisian Polresta Bandung yang menerjunkan anggotanya baik dari anggota Polsek, Brimob yang dibantu juga oleh warga sekitar dalam pembangunan," ujarnya. Menurutnya, jembatan yang menghubungkan Desa Panenjoan Kecamatan Cicalengka dengan Desa Nanjung Mekar Kecamatan Rancaekek sangat bermanfaat bagi warga kedua desa.

 

"Jembatan ini merupakan penghubung antar kampung untuk keseharian warga, baik untuk kesawah, sekolah, dan keperluan lainnya. Kami melihat rutinitas masyarakat tidak akan terhambat lagi, yang dulunya menggunakan jembatan bambu sekarang sudah dicor semen. Semoga masyarakat bisa merawat dan menjaganya dengan baik agar bisa bertahan lama," tambahnya.

 

Kapolresta Aldi Subartono menjelaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bentuk bhakti sosial Polri bagi masyarakat dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara. "Jembatan ini dibangun dengan dukungan dari Korps Brimob Polda Jabar dan partisipasi masyarakat," ujarnya dalam pidatonya.

 

Ia juga menyampaikan harapan agar jembatan dapat memberikan manfaat optimal. "Semoga ada manfaat besar bagi warga sekitar ketika beraktivitas sehari-hari, baik warga Nanjung Mekar maupun warga Panenjoan. Kami berharap jembatan ini dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan baik oleh warga di dua kecamatan tersebut," pungkasnya.

 

Jembatan ini diharapkan dapat mempermudah akses mobilitas masyarakat untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, dan keperluan sehari-hari, sekaligus mempererat hubungan antarwarga dari kedua desa yang sebelumnya terkendala oleh kondisi jalur penghubung.

×
Berita Terbaru Update