-->

Notification

×

Iklan

Jelang Porprov Jabar 2026, Bupati Tasikmalaya Bagikan BPJS Ketenagakerjaan Dan Insentif Bagi Atlet, Pelatih, Serta Manajer

13 Jun 2026 | Juni 13, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-13T13:06:18Z
 

Aspirasi Jabar || Kabupaten Tasikmalaya - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tasikmalaya terus memantapkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026 yang akan digelar di Bekasi, Bogor, dan Bandung pada 7–20 November 2026 mendatang


 Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah memberikan perlindungan melalui program BPJS Ketenagakerjaan, melaksanakan tes kebugaran fisik, serta menyalurkan insentif bagi atlet, pelatih, manajer, dan seluruh kontingen yang akan mewakili Kabupaten Tasikmalaya.


Kegiatan tes kebugaran fisik dilaksanakan di Universitas Siliwangi (Unsil) Kota Tasikmalaya sebagai bagian dari upaya pemantauan kondisi kesehatan dan kesiapan atlet sebelum berlaga di ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut. 


"Melalui tes ini, KONI berharap seluruh atlet dapat mengetahui tingkat kebugarannya sehingga program latihan yang disusun pelatih menjadi lebih terarah dan efektif.


Selain pemeriksaan kesehatan, KONI Kabupaten Tasikmalaya juga memberikan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan kepada seluruh atlet, pelatih, manajer, dan kontingen. Program tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan dan kesejahteraan para insan olahraga selama menjalani pemusatan latihan maupun saat bertanding di Porprov Jabar 2026.


Tak hanya itu, KONI juga menyalurkan insentif bagi atlet, pelatih, dan manajer. Untuk atlet, insentif diberikan selama enam bulan, sedangkan bagi pelatih dan manajer pembayaran dilakukan selama enam bulan dengan pencairan tahap pertama dilakukan pada bulan ini.


Ketua KONI Kabupaten Tasikmalaya, Drs. Erry Purwanto, M.Si, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum awal atau *kick off* kesiapan kontingen Kabupaten Tasikmalaya menuju Porprov Jabar 2026 sekaligus menandai kebangkitan prestasi olahraga di daerah.


*"Hari ini merupakan momentum kesiapan dan kebangkitan olahraga Kabupaten Tasikmalaya. Seluruh atlet, pelatih, manajer, dan kontingen akan mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk keseriusan kami dalam memberikan jaminan keselamatan bagi mereka,"* ujar. Erry.


Ia menjelaskan, jumlah atlet Kabupaten Tasikmalaya yang berhasil lolos ke Porprov Jabar 2026 mencapai 269 orang dari 39 cabang olahraga. Sementara jumlah pelatih, manajer, dan kontingen mencapai 184 orang, dengan total 156 nomor pertandingan yang berhasil lolos ke Porprov tahun ini.


Menurutnya, capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri karena sejumlah cabang olahraga yang sebelumnya gagal lolos kini berhasil mengamankan tiket ke Porprov, termasuk cabang olahraga sepak bola yang telah menanti selama tiga dekade.


*"Alhamdulillah, setelah penantian panjang selama 30 tahun, sepak bola Kabupaten Tasikmalaya akhirnya berhasil lolos ke Porprov 2026. Ini merupakan hasil doa dan perjuangan seluruh pihak,"* katanya.


Erry menambahkan, peningkatan jumlah atlet yang lolos ke Porprov tahun ini mencapai sekitar 30 persen dibandingkan edisi sebelumnya. Seluruh atlet yang akan memperkuat Kabupaten Tasikmalaya merupakan atlet binaan daerah tanpa melibatkan atlet dari luar daerah.


*"Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras para atlet, pelatih, dan manajer di masing-masing cabang olahraga. Saya berharap seluruh persiapan yang dilakukan saat ini dapat menjadi bekal untuk meraih prestasi terbaik pada Porprov mendatang,"* tambahnya.


Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Kabupaten Tasikmalaya, Enur Nurdin, M.Pd, mengatakan kegiatan tes kebugaran, pemberian BPJS Ketenagakerjaan, dan penyaluran insentif merupakan bentuk perhatian KONI terhadap para atlet yang akan bertanding pada Porprov Jabar 2026.


*"Kami mengumpulkan para atlet dari berbagai cabang olahraga untuk mengikuti tes kebugaran fisik di Universitas Siliwangi. Bersamaan dengan itu, kami juga menyerahkan BPJS Ketenagakerjaan serta insentif bagi atlet, pelatih, dan manajer,"* ujar. Nurdin saat ditemui di Kantor KONI Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu. (13/6/2026).


Ia menjelaskan, sebanyak 269 atlet akan menjalani tes kebugaran sebagai bagian dari rangkaian persiapan menuju Porprov. Hasil tes tersebut nantinya akan menjadi acuan bagi pelatih dalam menyusun program latihan yang lebih terukur menjelang pelaksanaan Porprov pada November mendatang.


*"Kami berharap seluruh atlet memiliki tingkat kebugaran yang optimal sehingga pelatih dapat lebih mudah menyusun program latihan dan meningkatkan performa atlet menjelang Porprov. Kabupaten Tasikmalaya rencananya akan mengirimkan kontingen dari 39 cabang olahraga yang telah lolos,"* jelasnya.


Dengan berbagai program yang dijalankan, mulai dari tes kebugaran, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan hingga pemberian insentif, KONI Kabupaten Tasikmalaya optimistis para atlet mampu tampil maksimal dan mengharumkan nama daerah pada ajang Porprov Jawa Barat 2026. Dukungan terhadap kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan atlet diyakini menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan prestasi olahraga Kabupaten Tasikmalaya. 


Jurnalis : MM


Editot     : Asp. SP. 
×
Berita Terbaru Update