Aspirasi Jabar || Kota Tasikmalaya - Bahwa olah raga bola voli semakin bergairah, namun menurutnya, hal tersebut tergantung pada pimpinannya.
“Alhamdulillah meski dengan kondisi yang tidak ideal, tapi tim bola voly masih bisa menunjukan prestasinya.
Jadi ini pertama kali nya masuk Porprov Jabar setelah sekian lama, atau sejak berdirinya pemerintah kota.
Hal itu disampaikan, Wakil Walikota Tasikmalaya, Rd Diki Candra, saat membuka Kejurkot Bola Voly piala Ketua Umum PBVSI Kota Tasikmalaya, di GOR Sukapura Dadaha, pada Sabtu. 20 /6/ 2026.
Lebih lanjut Diky berujar, bahwa kita mengaku malu dengan fasilitas sarana olahraga yang dimiliki Pemkot Tasik jauh dari kata layak.
Meski dulu menurutnya sempat ada pembicaraan antara gubernur KDM dengan walikota, namun hal tersebut belum ada realisasinya," ujarnya.
Untuk itu, seharusnya tahun ini ya, jujur saya sebenarnya merasa malu dengan kondisi sarana olahraga ini.
Tapi saya apresiasi kepada para pengurus cabor cabor yang masih bisa menunjukan prestasinya,” kata. Diky
Untuk itu, kami meminta maaf kepada seluruh masyarakat atas kondisi sarana olah raga yang belum kunjung diperbaiki, mengingat kondisi fiskal kota Tasikmalaya sekarang,"terangnya
Ketua Umum PBVSI Kota Tasikmalaya, H Oman menyatakan, kalau kejuaraan ini diikuti oleh lima klub putri dan lima klub putra dari kategori u 17,jadi
Jika sudah lewat dari u 17 tidak bisa ikut kejuaraan ini,”ujar. H.Oman
Mengenai kondisi fasilitas sekarang, H Oman mengatakan hal tersebut bukan suatu halangan.
Karena , kegiatan bola voli masih berjalan bahkan menorehkan sejarah masuk BK Porprov tahun 2026,itu suatu kebanggaan tersendiri bagi kita semua.
Jadi Kalau untuk bola voli apapun bentuknya, seperti apa alhamdulillah tidak menjadi suatu halangan jalan terus,kita harus fokus kepada tujuan kita.
Intinya, dengan adanya komunikasi adanya kedekatan dari pihak pemerintah, hal tersebut menurutnya sudah bersyukur,karena olah raga bola voli bisa mengukir prestasi bisa masuk BK Porprov tahun 2026," pungkasnya.
Jurnalis : MM
Editor : Asp. SP.