-->

Notification

×

Iklan

Meski Anggaran Terpangkas, Desa Citaleus Tetap Bergerak: Hotmix Jalan Desa Demi Menjaga Nadi Perekonomian Warga

15 Jun 2026 | Juni 15, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-15T02:07:00Z

Aspirasi jabar || Sumedang – Di tengah berbagai tantangan pembangunan desa, termasuk adanya penyesuaian dan pemotongan sebagian anggaran desa untuk mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Pemerintah Desa Citaleus, Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang, tetap menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.

Melalui alokasi Dana Desa Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Desa Citaleus merealisasikan pembangunan hotmix jalan desa dengan volume pekerjaan 20,70 meter kubik dan nilai anggaran mencapai Rp98 juta. Pembangunan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah desa dalam memperbaiki akses transportasi yang selama ini menjadi urat nadi aktivitas ekonomi warga.

Pembangunan jalan dinilai memiliki peran strategis bagi masyarakat Desa Citaleus. Selain memperlancar mobilitas warga, akses jalan yang baik juga menjadi penunjang utama distribusi hasil pertanian, perdagangan, serta aktivitas sosial masyarakat sehari-hari.

Sekretaris Desa Citaleus, Iwan Riswanto, menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan tetap menjadi prioritas pemerintah desa meskipun kemampuan anggaran saat ini tidak sebesar tahun-tahun sebelumnya.

“Panjang jalan desa yang harus dipelihara dan ditingkatkan kondisinya mencapai kurang lebih tujuh kilometer. Tentu ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah desa. Namun kami tetap berupaya agar pembangunan infrastruktur terus berjalan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran yang tersedia,” ujarnya.

Menurut Iwan, keberadaan jalan yang layak bukan hanya soal kenyamanan berkendara, tetapi juga menyangkut kelancaran roda perekonomian masyarakat. Sebagian besar warga Citaleus menggantungkan kehidupan pada sektor pertanian dan usaha kecil yang sangat bergantung pada akses transportasi yang memadai.

Langkah pembangunan yang dilakukan Desa Citaleus sejalan dengan tujuan penggunaan Dana Desa yang salah satunya diarahkan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dasar dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa. Berbagai penelitian dan kebijakan pembangunan pedesaan menunjukkan bahwa akses jalan yang baik mampu menurunkan biaya transportasi, mempercepat distribusi hasil produksi, serta meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan pasar.

Desa Citaleus sendiri selama beberapa tahun terakhir dikenal konsisten memanfaatkan Dana Desa untuk pembangunan infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Sejumlah pembangunan jalan lingkungan, jalan usaha tani, saluran drainase, hingga tembok penahan tanah telah dilaksanakan secara bertahap sesuai hasil musyawarah desa dan kebutuhan warga. 

Dengan kondisi wilayah yang cukup luas dan panjang jaringan jalan desa yang mencapai sekitar tujuh kilometer, pembangunan secara bertahap menjadi pilihan realistis yang terus dilakukan pemerintah desa. Harapannya, setiap tahun kualitas jalan desa dapat semakin meningkat sehingga mampu mendukung aktivitas masyarakat dan memperkuat pertumbuhan ekonomi lokal.

Di balik keterbatasan anggaran, semangat membangun yang ditunjukkan Pemerintah Desa Citaleus menjadi bukti bahwa pembangunan desa tidak semata-mata diukur dari besarnya dana yang tersedia, tetapi juga dari komitmen dan keberpihakan terhadap kebutuhan masyarakat. Ketika jalan desa semakin baik, maka roda perekonomian warga pun memiliki peluang lebih besar untuk terus bergerak maju.


Jurnalis : Aep Mulyana
×
Berita Terbaru Update