Aspirasi Jabar || Bandung – Pondok Pesantren Habiburrahman Desa Bojong Kecamatan Nagreg merayakan Milad ke-8 atau satu windu dengan rangkaian acara Tasyakur Bi Ni’mah, Haflah Tahfidzul Qur’an, serta pelepasan siswi akhir Kulliyatul Mu’allimat Al-Islamiyah (KMI) tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh berbagai undangan penting dari pemerintah dan tokoh masyarakat.
Hadir mewakili Pemerintah Kecamatan Nagreg adalah Sekretaris Kecamatan Nagreg Lusianto, S.Kom., M.Si., yang didampingi Kepala Seksi Sosial dan Budaya Wahyudin, S.Sos. Turut menghadiri acara tersebut Ketua Yayasan Pondok Pesantren Habiburrahman Drs. Taufikurohman, M.M., Syekh Abu Abdulloh Adnan Abduh Najii Ar Rajuwi, pimpinan pesantren, para asatidz dan ustadzah, perwakilan pemerintah desa, wali santri, serta seluruh santri dan santriwati.
Dalam sambutan yang mewakili Camat Nagreg, Lusianto menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kontribusi Pondok Pesantren Habiburrahman selama delapan tahun berdiri. "Pondok Pesantren Habiburrahman bukan hanya menjadi pusat pendidikan Islam, tetapi juga menjadi benteng moral dan spiritual bagi masyarakat Nagreg. Keberadaannya telah memberikan dampak nyata dalam membangun karakter generasi muda yang religius dan berakhlakul karimah," ujarnya.
Apresiasi khusus diberikan kepada santri yang telah menyelesaikan hafalan Al-Qur'an sebanyak 5 dan 10 Juz, serta para siswi KMI yang telah menyelesaikan masa pendidikan. Menurut Lusianto, prestasi tersebut menjadi bukti ketekunan dan harapan bagi kemajuan umat dan bangsa di tengah tantangan zaman.
"Kelulusan ini bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal dari pengabdian yang sesungguhnya bagi masyarakat. Jadilah generasi yang cerdas secara intelektual, kuat dalam keimanan, dan tetap menjunjung tinggi akhlakul karimah di mana pun berada," pesannya kepada para wisudawan dan wisudawati.
Pemerintah Kecamatan Nagreg juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh pimpinan pesantren, asatidz, dan ustadzah atas dedikasi yang luar biasa dalam mendidik para santri. Peran pesantren dinilai sangat strategis dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter di wilayah Nagreg.
Rangkaian acara diisi dengan prosesi wisuda tahfidz yang penuh makna, pelepasan siswi KMI, serta tausiyah inspiratif dari Syekh Abu Abdulloh Adnan Abduh Najii Ar Rajuwi. Dalam tausiyahnya, beliau memotivasi para santri untuk terus menuntut ilmu dengan tekun, menjaga nilai-nilai keislaman yang luhur, dan menjadi generasi yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar maupun masyarakat luas.
Melalui momentum milad satu windu ini, Pemerintah Kecamatan Nagreg berharap Pondok Pesantren Habiburrahman dapat terus berkembang dan menjadi lembaga pendidikan Islam unggul yang mampu mencetak generasi Qurani berakhlak mulia, siap berkontribusi secara optimal bagi agama, bangsa, dan negara.
