-->

Notification

×

Iklan

Power Thresher dari Kementan Diserahkan ke Kelompok Tani Sumedang, Percepat Panen dan Tekan Kehilangan Hasil Padi

2 Jun 2026 | Juni 02, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-02T05:31:40Z


Aspirasi jabar || Sumedang – Upaya meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan melalui modernisasi alat dan mesin pertanian (alsintan). Salah satunya diwujudkan melalui penyerahan bantuan Power Thresher dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia kepada kelompok tani di Kabupaten Sumedang.

Bantuan alsintan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumedang, Tono Suhartono, didampingi Plt Kepala Bidang Tanaman Pangan Iwan Santosa, serta sejumlah Kepala UPTD Dinas Pertanian, di halaman belakang kantor DPKP kabupaten Sumedang Selasa (2/6/2026) 

Penyerahan bantuan tersebut menjadi bagian dari program pemerintah dalam mendorong mekanisasi pertanian guna meningkatkan efisiensi usaha tani, khususnya pada proses pascapanen padi yang selama ini masih banyak dilakukan secara manual.

Dalam kesempatan itu, Plt Kepala Bidang Tanaman Pangan, Iwan Santosa, menjelaskan bahwa bantuan Power Thresher diharapkan mampu membantu petani mempercepat proses perontokan gabah sekaligus mengurangi kehilangan hasil panen.

Dengan adanya bantuan alsintan ini, petani dapat bekerja lebih cepat, lebih efisien, dan mampu menekan kehilangan hasil saat panen. Pada akhirnya, produktivitas dan pendapatan petani diharapkan meningkat,” ujarnya.

Menurut Iwan, dari total 27 unit Power Thresher yang diusulkan untuk kelompok tani di Kabupaten Sumedang, hingga saat ini baru 10 unit yang berhasil direalisasikan dan disalurkan kepada para petani.

"Alhamdulillah, dari 27 unit yang kami ajukan ke Kementerian Pertanian, saat ini baru turun 10 unit. Kami berharap sisa bantuan yang telah diusulkan dapat segera terealisasi sehingga lebih banyak kelompok tani yang merasakan manfaatnya," ujar Iwan.

Menurutnya, mekanisasi pertanian merupakan salah satu langkah strategis untuk menjawab tantangan sektor pertanian saat ini, mulai dari keterbatasan tenaga kerja hingga tuntutan peningkatan produksi pangan nasional.

Power Thresher sendiri merupakan mesin perontok padi yang berfungsi memisahkan bulir padi dari jeraminya secara cepat dan efisien. Penggunaan alat ini terbukti mampu mempercepat proses pascapanen dibandingkan cara tradisional, sekaligus menjaga kualitas gabah yang dihasilkan.

Program bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian selama beberapa tahun terakhir menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung percepatan modernisasi pertanian di berbagai daerah. Selain meningkatkan efisiensi kerja, penggunaan alsintan juga berkontribusi terhadap pengurangan biaya produksi dan peningkatan daya saing sektor pertanian.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumedang, Tono Suhartono, berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik oleh kelompok tani penerima sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Alsintan ini merupakan aset bersama yang harus dijaga dan dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung peningkatan produksi pertanian. Semoga bantuan ini dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan petani,” katanya.

Melalui dukungan pemerintah pusat dan daerah, modernisasi pertanian di Kabupaten Sumedang diharapkan terus berkembang sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani sebagai ujung tombak produksi pangan nasional.


Jurnalis : Aep Mulyana
×
Berita Terbaru Update