Aspirasi Jabar || Bandung – Jelang datangnya musim kemarau, kondisi petani di Desa Sangiang Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung semakin tertekan akibat menyusutnya pasokan air untuk irigasi sawah. Kondisi ini diperparah dengan berkurangnya debit aliran air dari Sungai Ragas dan Citarik, seperti yang disampaikan pada Jumat (3/7/2026).
Para petani di sekitar wilayah tersebut terpaksa mengandalkan mesin sedot air dari sungai kecil untuk mengalirkan air ke lahan sawah mereka. Namun, upaya ini tidak mampu memenuhi kebutuhan air yang cukup untuk seluruh areal pertanian.
Menurut beberapa petani, musim panen kali ini berpotensi sebagian besar mengalami gagal panen. Hal ini disebabkan oleh tidak serempaknya masa penanaman benih padi – ada yang menanam lebih awal dan sebagian lagi melakukan penanaman di kemudian hari.
Atep, salah seorang petani yang juga menjadi perwakilan masyarakat, menjelaskan bahwa ketidaksamaan penanaman ini diperparah oleh persaingan dalam penggunaan air. "Masalah air menjadi pemicunya – dari hulu sampai hilir, air disedot oleh petani lain. Otomatis yang berada di ujung lahan atau yang menanam padi belakangan tidak mendapatkan alokasi air yang cukup," terangnya.
Selain masalah pasokan air, para petani juga menghadapi ancaman hama tikus dan keong yang kerap menyerang lahan pertanian pada malam hari. Masalah ini masih menjadi tantangan utama hingga saat ini, ada ribuan hektar sawah yang mengandalkan air dari sungai Ragas dan Citarik.
"Kami semua petani berharap tahun ini tidak ada gagal panen, dan musim kemarau ini tidak berlangsung lama. Kami sangat bergantung pada aliran sungai, namun kondisi debit air yang semakin menyusut dari hulu membuat kami khawatir akan berdampak buruk pada hasil panen," tutup Atep dengan suara penuh kekhawatiran.
Para petani berharap pihak pemerintah daerah dan dinas pertanian dapat segera mengambil langkah untuk membantu mengatasi masalah pasokan air irigasi, seperti melakukan pembetulan saluran atau mencari sumber air alternatif agar aktivitas pertanian tetap dapat berjalan dengan baik dan hasil panen dapat terjaga.
