Aspirasi Jabar || Morotai, 20 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai secara resmi menutup Turnamen Domino Morotai Tahun 2026. Pada kesempatan tersebut, pemerintah daerah kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penyelenggaraan berbagai event olahraga, seni, budaya, dan pariwisata sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, menggerakkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta meningkatkan kunjungan wisatawan ke Pulau Morotai.
Penutupan turnamen yang berlangsung di depan Kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Pulau Morotai, Senin (20/7), dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Sekretariat Daerah, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Sekretariat Daerah Ahdad Hi Hasan, Ketua Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Provinsi Maluku Utara yang juga Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), peserta turnamen, serta masyarakat.
Komitmen Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai tersebut disampaikan melalui sambutan Bupati yang dibacakan oleh Asisten II Sekretariat Daerah, Ahdad Hi Hasan. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Ketua PORDI Provinsi Maluku Utara Muhammad Sinen beserta jajaran, panitia pelaksana, sponsor, aparat keamanan, dan seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga Turnamen Domino Morotai Tahun 2026 dapat terselenggara dengan aman, tertib, lancar, dan sukses.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini. Semoga kerja sama dan kebersamaan yang telah terjalin dapat terus dipertahankan pada pelaksanaan event-event berikutnya," ujar Ahdad Hi Hasan saat membacakan sambutan Bupati.
Bupati juga menyampaikan ucapan selamat kepada para juara yang berhasil meraih prestasi. Ia berharap kemenangan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan sekaligus menjadi inspirasi bagi peserta lainnya. Sementara kepada peserta yang belum berhasil meraih juara, Bupati berpesan agar tidak berkecil hati karena setiap pertandingan merupakan pengalaman berharga untuk meraih prestasi yang lebih baik pada masa mendatang.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menunjukkan antusiasme tinggi selama pelaksanaan turnamen. Dukungan masyarakat dinilai menjadi salah satu faktor penting yang membuat kegiatan tersebut berjalan sukses sekaligus menjadi ajang hiburan dan mempererat tali silaturahmi.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh peserta dari 10 kabupaten/kota di Provinsi Maluku Utara yang telah berpartisipasi dalam turnamen tersebut. Pemerintah berharap seluruh peserta membawa kesan positif selama berada di Pulau Morotai dan turut memperkenalkan potensi wisata daerah kepada masyarakat yang lebih luas.
Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai menegaskan akan terus mendukung penyelenggaraan berbagai event berskala regional maupun nasional sebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat sektor UMKM, serta meningkatkan daya saing sektor pariwisata.
Mengakhiri sambutannya, Bupati berharap semangat kebersamaan yang terjalin selama Turnamen Domino Morotai Tahun 2026 dapat terus dipelihara sehingga kegiatan serupa dapat diselenggarakan dengan skala yang lebih besar, lebih berkualitas, dan semakin mempererat persaudaraan antar kabupaten/kota di Provinsi Maluku Utara.
Sementara itu, Ketua PORDI Provinsi Maluku Utara yang juga Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, mengatakan bahwa menjadi ketua cabang olahraga bukanlah jabatan yang memberikan keuntungan pribadi, melainkan amanah yang membutuhkan pengorbanan dan dedikasi.
"Menjadi ketua cabang olahraga itu tidak ada untungnya. Yang ada hanyalah pengorbanan. Tanpa pengorbanan, event domino seperti ini tidak mungkin dapat terlaksana," kata Muhammad Sinen.
Ia mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopimda, serta seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Pulau Morotai untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mendukung seluruh cabang olahraga yang ada.
"Dengan segala hormat, saya mengajak seluruh OPD dan Forkopimda untuk bersama-sama membangun olahraga di Morotai. Saya yakin jika kolaborasi ini terus dijaga, Morotai akan tetap aman, tenteram, dan semakin maju," ujarnya.
Muhammad Sinen juga mengungkapkan bahwa dirinya telah mengikuti berbagai turnamen domino hingga tingkat Kejuaraan Nasional di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Namun menurutnya, penyelenggaraan Turnamen Domino Morotai memberikan kesan yang sangat luar biasa, mulai dari penyambutan peserta hingga pelaksanaan pertandingan.
"Saya pernah mengikuti turnamen domino hingga tingkat nasional di GBK. Namun suasana di Morotai, mulai dari penjemputan peserta hingga pertandingan, sungguh luar biasa. Ini menjadi bukti bahwa Morotai mampu menjadi tuan rumah yang baik," ungkapnya.
Ia turut mengucapkan selamat kepada para juara pertama hingga juara keempat. Menurutnya, peserta yang belum berhasil bukan berarti gagal, melainkan hanya mengalami kemenangan yang tertunda.
"Setiap perjuangan pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Yang belum berhasil hari ini bukan berarti tidak mampu, tetapi kemenangan mereka masih tertunda. Teruslah berlatih dan jangan menyerah," pesannya.
Di akhir sambutannya, Muhammad Sinen meminta pengurus PORDI Kabupaten Pulau Morotai untuk terus melakukan pembinaan dan sosialisasi olahraga domino hingga ke tingkat desa agar olahraga tersebut semakin berkembang.
"Saya berharap pengurus PORDI Pulau Morotai terus menyosialisasikan olahraga domino hingga ke desa-desa. Saya yakin di bawah kepengurusan yang ada, Morotai mampu mempertahankan prestasinya dan terus melahirkan atlet-atlet domino yang mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional," pungkasnya.
Laporan : Ajo
