-->

Notification

×

Iklan

Pemprov Jabar Resmi Lakukan Groundbreaking Proyek PSEL Legok Nangka, Target Hasilkan 40,79 MW Listrik pada 2029

30 Jul 2026 | Juli 30, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-29T22:58:35Z

 


Aspirasi Jabar || Bandung – Pemerintah Provinsi Jawa Barat secara resmi memulai babak baru penanganan sampah perkotaan melalui groundbreaking Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Tempat Pengelolaan dan Pembuangan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Legok Nangka, sekaligus melaksanakan rangkaian penandatanganan kerja sama pengembangan Waste to Energy (WtE) di Jawa Barat. Rabu(29/7/2026).

 

Sebelumnya, penandatanganan Perubahan dan Pernyataan Kembali Perjanjian Kerja Sama Proyek WtE Legok Nangka telah dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi selaku Penanggung Jawab Proyek Kerja Sama (PJPK) bersama Direktur PT Jabar Environmental Solutions (JES) Kenichi Ishikawa di Kabupaten Indramayu pada Jumat (5/6/2026).

 

PT JES merupakan perusahaan konsorsium yang dipimpin oleh Sumitomo Corporation bersama Hitachi Zosen Corporation dan PT Energia Prima Nusantara dari Astra Group. Pada kesempatan yang sama juga ditandatangani Perjanjian Penjaminan antara PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII) dan PT JES, serta penyerahan Perjanjian Regres dari Pemprov Jawa Barat kepada PT PII.

 

SOLUSI JANGKA PANJANG UNTUK SAMPAH BANDUNG RAYA

 

TPPAS Regional Legok Nangka diproyeksikan menjadi fasilitas pengolahan sampah regional berbasis teknologi waste to energy pertama di Indonesia dengan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Fasilitas ini dirancang mampu mengolah sekitar 2.131 ton sampah per hari yang berasal dari wilayah Bandung Raya, meliputi Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat,

×
Berita Terbaru Update